AS Dikabarkan akan Buka Dialog dengan Iran melalui Eropa

0
187

Washington, LiputanIslam.com –  Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden akan berinisiatif melalui Eropa untuk membuka dialog secara langsung antara Washington dan Teheran.

Kepada saluran Sky News Arabia, Senin (25/1), pejabat yang enggan disebutkan identitasnya itu menyebutkan bahwa ada pendekatan baru yang menekankan strategi pencegahan AS di kawasan Teluk Persia dan sekitarnya serta upaya menciptakan solusi untuk konfliknya dengan Iran.

Dia menambahkan bahwa langkah-langkah itu akan dibarengi dengan komunikasi AS dengan negara-negara sekutunya di kawasan, terutama negara-negara Arab Teluk Persia dan Israel, dan dalam rangka inilah Kepala Komando Pusat AS Jenderal Kenneth McKenzie bersafari ke kawasan Timur Tengah.

Sebelumnya, McKenzie telah bertolak ke Timur Tengah dan mendatangi Israel dalam kunjungan pertama kalinya dalam kapasitasnya sebagai petinggi militer AS.

Di atas pesawat dalam perjalanan itu dia mengatakan bahwa hubungan antara AS dan Iran telah memasuki “babak kesempatan” ketika Joe Biden sudah dilantik sebagai presiden AS setelah sekian bulan terjadi eskalasi ketegangan antara kedua negara.

Pejabat anonim itu mengatakan bahwa Iran bersikeras untuk kembalinya AS kepada perjanjian nuklir, dan menolak perundingan ulang.

Seperti diketahui, perjanjian nuklir yang diteken pada tahun 2015 pada era kepresidenan Barack Obama  itu dikhianati oleh Trump dengan keluar darinya pada tahun 2018, dan kemudian menerapkan kembali sanksi AS terhadap Iran sembari mendesak negara republik Islam ini agar bersedia berunding ulang dengan AS, namun  Teheran menolaknya mentah-mentah. (mm/sna)

Baca juga:

Angkatan Bersenjata Iran: Musuh Tak Akan Lancarkan Serangan

Menlu Iran Bicara Blak-Blakan Soal Arab Saudi dan Negara-Negara Arab Teluk Lain

DISKUSI: