AS Berjanji akan Menghukum Pelaku Serangan di Arbil

0
209

Washington, LiputanIslam.com –  Amerika Serikat (AS) berjanji akan menghukum pelaku serangan roket ke Bandara Arbil, Irak utara, yang menjatuhkan satu korban tewas dan beberapa korban luka, termasuk satu tentara AS belum lama ini.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price, Rabu (17/2), mengatakan, “Adalah adil untuk mengatakan bahwa akan ada akibat bagi kelompok manapun yang bertanggungjawab atas serangan ini.”

Senada dengan ini, juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, “Pemerintah berhak menanggapi dalam waktu dan cara yang kami pilih, tapi kami akan menunggu atribusi disimpulkan terlebih dahulu sebelum kami mengambil langkah tambahan.”

Sebuah kelompok pejuang Irak yang menamakan dirinya “Saraya Auliya Al-Dam” telah melancarkan serangan sengit terhadap pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) di Arbil, Kurdistan Irak, Senin malam waktu setempat (15/2).

Kelompok ini mengaku telah mendekati pangkalan Al-Harir yang ditempati oleh pasukan koalisi sejarak 7 km dan kemudian melancarkan “serangan sengit dengan 24 roket yang tepat menimpa sasaran setelah sistem CRAM dan misil pasukan pendudukan gagal mencegatnya”.

Juru bicara Koalisi Internasional, Kolonel Wayne Marutto, Selasa (16/2) menyebutkan bahwa serangan itu menyebabkan satu kontraktor sipil tewas dan enam lainnya luka-luka, termasuk satu tentara AS.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh membantah dugaan negaranya berada di balik serangan tersebut.  (mm/rt/abcnews/alalam)

Baca juga:

[Video:] Kelompok Pejuang Irak Serang Pasukan Koalisi di Arbil, 1 Tewas dan 6 Luka

Iran Curiga Ada Pihak-pihak yang Berusaha Mengaitkan Serangan Arbil ke Teheran

DISKUSI: