[Video:] Kelompok Pejuang Irak Serang Pasukan Koalisi di Arbil, 1 Tewas dan 6 Luka

0
176

Baghdad, LiputanIslam.com –  Sebuah kelompok pejuang Irak telah melancarkan serangan sengit terhadap pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) di Arbil, Kurdistan Irak, mengakibatkan satu orang tewas dan enam lainnya menderika luka, Senin malam waktu setempat (15/2).

Juru bicara Koalisi Internasional, Kolonel Wayne Marutto, menyebutkan bahwa laporan awal menyatakan serangan itu menyebabkan satu kontraktor sipil tewas dan enam lainnya luka-luka, termasuk satu tentara AS.

Dia menambahkan bahwa dia masih akan mengungkapkan lebih banyak detail peristiwa itu.

Koresponden RT melaporkan bahwa korban tewas adalah penduduk provinsi Anbar, yang meninggal akibat luka setelah dilarikan ke rumah sakit.

Dia juga menyebutkan tiga roket telah jatuh di sekitar Bandara Internasional Arbil sehingga pasukan keamanan segera dikerahkan di berbagai persimpangan jalan.

Sementara itu, sbuah kelompok yang menamakan dirinya “Saraya Auliya Al-Dam” merilis sebuah statemen berisi pengakuan bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Kelompok ini mengaku telah mendekati pangkalan Al-Harir yang ditempati oleh pasukan koalisi sejarak 7 km dan kemudian melancarkan “serangan sengit dengan 24 roket yang tepat menimpa sasaran setelah sistem CRAM dan misil pasukan pendudukan gagal mencegatnya”.

Kelompok ini menambahkan bahwa serangan itu “menyebabkan kerugian besar pada peralatan, gudang senjata, dan drone pasukan pendudukan, serta jatuhnya sejumlah korban di pihak mereka”.

Saraya Auliya Al-Dam menegaskan bahwa serangan itu dilancarkan sebagai bentuk pembaruan sumpah pembalasan atas darah para pemuka syuhada.

“Pasukan pendudukan AS tak akan pernah aman dari serangan kami di jengkal manapun negeri ini, bahkan di Kurdistan, dan kami berjanji akan melancarkan operasi-operasi istimewa lain di sana,” sumbar mereka. (mm/rt/alalam)

Baca juga:

Kelompok Militan Irak Serang Pangkalan Militer Turki di Mosul

[Berita Gambar] Militer AS Membawa Senjata ke Pangkalan di Ladang Minyak Al-Omar Suriah

 

DISKUSI: