Ansarullah Sebut Kendali atas Ma’rib Secara Miiliter Jatuh ke Tangan Pasukan Sanaa

0
252

Sanaa, LiputanIslam.com –  Anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah (Houthi), Ali Al-Qahoum, menyatakan bahwa Ma’rib secara militer sudah jatuh ke tangan kubu Sanaa (tentara Yaman dan pasukan Ansarullah) meskipun di sana terjadi serangan udara sengit dari pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi.

Kepada saluran Al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon, Al-Qahoum, Selasa (16/11), menyebut Saudi sedang mengalami depresi menyaksikan kubu Sanaa konsisten menjalankan strateginya yang jelas dan terus bergerak maju untuk “pembebasan setiap jengkal tanah Yaman”.

“Saudi harus menyadari bahwa Yaman bukanlah santapan empuk… Saudi harus angkat kaki dari Yaman dan melepaskannya,” ungkap Al-Qahoum.

Dia juga menyebutkan bahwa kubu Sanaa telah banyak berkomunikasi dengan semua kelompok di Ma’rib dan mencapai beberapa kesefahaman.

“Problema kami hanya dengan Saudi, yang harus memetik pelajaran dari agresinya,” ujar Al-Qahoum sembari  memastikan bahwa tangan-tangan agresor Saudi dan AS terhadap Yaman akan terputus

“Perang selanjutnya setelah Ma’rib akan tertuju ke pos perbatasan Al-Wadi’ah (antara Yaman dan Saudi,” sumbarnya.

Menurutnya, kubu Sanaa juga telah memecah isolasi yang diinginkan Saudi terhadap Sanaa, dan banyak kontak telah dilakukan untuk mencegah gerak maju pasukan kubu Sanaa, tapi sia-sia belaka “karena Saudi bukan pengambil keputusan, melainkan alat AS dan Zionis (Israel)”. (mm/fna)

Baca juga:

Sanaa: Eksekusi 10 Tawanan Tentara Yaman adalah Kejahatan Perang

PBB Konfirmasi Pasukan Pro-Hadi Angkat Kaki dari Sekitar Kota Hudaydah di Yaman Barat

DISKUSI: