Sanaa: Eksekusi 10 Tawanan Tentara Yaman adalah Kejahatan Perang

0
213

Sanaa,LiputanIslam.com-Kemenlu Pemerintahan Keselamatan Nasional Yaman (yang bermarkas di Sanaa) mengecam keras hukuman mati atas 10 tawanan dari Tentara Yaman.

Milisi pro-Mansour Hadi mengeksekusi para tawanan itu dan melemparkan jasad mereka ke laut.

Portal berita Saba melaporkan, dalam statemen Kemenlu Sanaa disebutkan bahwa “tindakan keji ini adalah pelanggaran nyata terhadap semua hukum internasional dan kemanusiaan, terutama Konvensi Jenewa 1948 terkait perilaku kepada tawanan perang.” Konvensi ini melarang segala bentuk penyiksaan dan tindakan tak manusiawi kepada para tawanan.

“Koalisi Agresor AS-Saudi-UEA dan para antek mereka sejak dimulainya agresi pada 26 Maret 2015 telah melakukan kejahatan terkeji atas tawanan dari Tentara dan Komite Rakyat Yaman. Di antaranya adalah hukuman mati, penyiksaan, mutilasi, menguliti, dan memenjarakan mereka dalam kondisi terburuk,”demikian dinyatakan Kemenlu Sanaa.

Statemen ini meminta dari masyarakat dunia, terutama Dewan Keamanan, Dewan HAM, Komisaris HAM PBB, Palang Merah Dunia, dan semua kelompok pembela HAM untuk membuka mulut serta mengutuk kejahatan ini.

Komite Nasional Tawanan Yaman pada hari Senin (15/11) mengumumkan, milisi pro-Hadi telah mengeksekusi 10 tawanan Tentara dan Komite Rakyat Yaman dengan tembakan peluru.

“Eksekusi 10 tawanan ini dilakukan antek Koalisi Saudi pada hari Senin kemarin. Jasad-jasad para tawanan ini lalu dimutilasi. Ada klip-klip yang menjadi bukti atas kejahatan ini,”kata Ketua Komite ini, Abdulqadir al-Murtadha. (af/alalam)

Baca Juga:

PBB Konfirmasi Pasukan Pro-Hadi Angkat Kaki dari Sekitar Kota Hudaydah di Yaman Barat

Perwira UEA Hina Saudi, Bin Zayed Menolak Pengambilan Tindakan terhadapnya

DISKUSI: