Ansarullah: Pasukan Teroris Kalah di Al-Bayda, AS Berubah Sikap Lagi

0
208

Sanaa, LiputanIslam.com –  Gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman menyatakan bahwa pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi kalah dalam pertempuran melawan Ansarullah di provinsi Al-Bayda meski dibantu oleh kelompok teroris takfiri ISIS dan Al-Qaida.

Juru bicara Ansarullah Mohammad Abdul Salam, Kamis (8/7), mengatakan, “Pasukan koalisi agresor Saudi kalah di Provinsi Al-Bayda, sebagaimana di semua front lain, meskipun dibantu oleh Al-Qaida dan ISIS… Koalisi agresor Saudi terbelit suatu keadaan yang seberapapun mereka berusaha tetap tak dapat lolos darinya.”

Dia memperingatkan, “Selagi musuh tak menghentikan agresi dan blokadenya terhadap bangsa Yaman perjuangan melawan agresor, pasukan pendudukan dan para antek bayarannya akan terus berlanjut.”

Mengenai AS dia mengatakan, “AS beberapa hari lalu mengaku sudah lelah mengajak Ansarullah dan Pemerintah Keselamatan Nasional untuk dialog dan solusi politik, tapi pada kesempatan yang krusial AS mengubah nadanya dan bersikukuh pada pendiriannya.”

Abdul Salam menjelaskan, “Dengan dimulainya agresi belakangan ini ke beberapa kawasan Provinsi Al-Bayda, AS menyatakan berdiri bersama pemerintahan (presiden) Yaman yang sudah mengundurkan diri (Abd Rabbuh Mansour Hadi), padahal pasukan yang terlibat dalam agresi ini adalah pasukan Al-Qaeda dan ISIS. Tapi setelah kawanan teroris itu kalah, AS mengubah nadanya dan kembali ke keadaannya semula; mengaku menghendaki gencatan senjata dan perdamaian, dan kembali menuduh kami  menyulitkan proses penegakan perdamaian di Yaman.”

Dia menambahkan, “Kebijakan tipu daya AS berubah-ubah dan terlihat setiap kali terjadi perubahan di lapangan.”

Pasukan Ansarullah yang bersekutu dengan tentara Yaman kubu Sanaa dan dibantu oleh kelompok-kelompok adat setempat Rabu lalu memulai dua operasi militer di daerah Al-Soma’ah dan Al-Zahir di Provinsi Al-Bayda. Puluhan teroris Al-Qaeda dan ISIS, beberapa di antaranya berstatus komandan, tewas dan luka diterjang operasi tersebut, dan sejumlah kawasan di dua daerah itu jatuh ke tangan Ansarullah.

Sejak beberapa pekan lalu, pasukan Mansour Hadi memulai operasi militer di provinsi Al-Bayda dengan tujuan mengurangi tekanan Ansarullah di berbagai front lain, terutama Ma’rib. Mereka mengaku bahwa dalam operasi ini telah merebut beberapa kawasan dari tangan Ansarullah.

Di sisi lain, meskipun pasukan koalisi menyokong milisi yang membantu Mansour Hadi namun dalam beberapa hari terakhir ini milisi itu terlibat kontak senjata sengit dengan kelompok-kelompok bersenjata lain yang didukung oleh Uni Emirat Arab di beberapa provinsi di Yaman selatan. (mm/mna)

Berita Terkait:

[Video:] Ansarullah Yaman Gempur Kawanan Teroris Takfiri

Langka, Ansarullah Lancarkan Serangan Rudal ke Posisi Musuhnya di Yaman Selatan

DISKUSI: