Ansarullah: Jangan Harap Krisis Yaman Bisa Diselesaikan Jika Koalisi Masih Memblokade Yaman

0
333

Sanaa, LiputanIslam.com –   Gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman menegaskan percuma gencatan senjata di Yaman diusulkan jika koalisi yang dipimpin Arab Saudi masih memblokade Yaman.

Dalam wawancara dengan saluran Al-Mayadeen, Senin (31/5), anggota Biro Politik Ansarullah Ali Al-Quhum mengatakan, “Utusan Khusus PBB untuk Yaman Martin Griffiths dalam kunjungannya ke Sanaa sudah mendapat keyakinan bahwa  orang-orang Yaman sepakat mengenai gencatan senjata. Tapi solusi untuk krisis Yaman tak akan tercapai tanpa penghentian perang dan pencabutan blokade. Pembicaraan apapun percuma tanpa masalah ini.”

Dia menjelaskan, “Abdul Malik Al-Houthi (pemimpin Ansarullah) telah menegaskan kepada Griffiths bahwa PBB hendaklah bergerak di jalur yang benar, dan membedakan masalah kemanusiaan dengan persoalan-persoalan lain.”

Griffiths Ahad lalu mengawali kunjungannya ke Sanaa, ibu kota Yaman, dengan menemui Abdul Malik Al-Houthi, dan dalam pembicaraan dengan para pejabat Sanaa dia menyampaikan urusan gencatan senjata dan pengurangan pembatasan keluar masuknya orang dan komoditas dari dan ke Yaman.

Ansarullah menyatakan bahwa dalam pertemuan itu Al-Houthi menolak pengaitan urusan kemanusiaan di Yaman dengan urusan militer dan politik, dan mengritik perlakuan PBB dalam masalah kemanusiaan.

Seperti diketahui, sudah tujuh tahun Yaman menjadi sasaran invasi militer koalisi yang dipimpin Arab Saudi dan dukung AS dengan memulihkan pemerintahkan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Saudi yang bersekutu dengan Saudi.

Invasi  ini menimbulkan perang yang berkepanjangan dan menjatuhkan banyak korban jiwa dan luka serta menyengsarakan seluruh rakyat Yaman. (mm/fna)

Berita Terkait:

Ansarullah Siarkan Dokumentasi Gambar Operasi Militernya di Jizan, 70 Pasukan Bayaran Saudi Tewas

Ansarullah Yaman Serang Pangkalan Udara Saudi dengan Dua Drone

DISKUSI: