Ansarullah Bantah Kabar Saudi Terapkan Senjata Terbatas di Yaman

0
136

Sanaa, LiputanIslam.com –  Mohammad Ali al-Houthi, salah satu petinggi gerakan Ansarullah di Yaman, membantah “bocoran” yang menyebutkan bahwa Arab Saudi mulai menerapkan gencatan senjata parsial atau terbatas di Yaman.

Ali  Al-Houthi yang menjabat ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman juga menegaskan pihaknya tidak akan menerima kecuali “penghentian secara total agresi disertai blokade (Saudi dan sekutunya) terhadap Yaman”.

“Bocoran yang beredar di sejumlah surat kabar AS bahwa Saudi menghentikan pemboman di empat kawasan masih merupakan bocoran yang tak ada pihak resmi di belakangnya,” tutur Al-Houthi, Jumat (27/9/2019).

Baca: Ansarullah Yaman Ancam Gempur Emirat

Dia menambahkan bahwa insiaitif Ketua Dewan Tinggi Politik, Mahdi Al-Mashat, “menegaskan penghentian agresi  secara total, dan tidak benar bocoran apapun dari pihak musuh mengenai penghentian secara parsial.”

Mohammad Ali al-Houthi menyampaikan statemen itu setelah beberapa laporan media Barat menyebutkan bahwa Saudi telah bersepakat dengan Ansarullah mengenai gencatan senjata di sejumlah kawasan Yaman.

Baca: Rouhani di PBB: Keamanan Saudi Bergantung pada Penghentian Perang di Yaman

Surat kabar Wall Street Journal yang berbasis di AS sebelumnya melaporkan bahwa ada kesepakatan baru yang mengharuskan gencatan senjata di empat kawasan, termasuk Sanaa yang dikuasai oleh Ansarullah, dan bahwa beberapa sumber menekankan kemungkinan ekspansi gencatan senjata ke berbagai kawasan lain jika dapat berjalan mulus. (mm/raialyoum)

DISKUSI: