Ali Velayati Sebut Perjanjian Abad Ini Mengandung Ambisi Salibis-Zionis

0
153

Teheran, LiputanIslam.com –  Penasehat pemimpin besar Iran urusan politik luar negeri, Ali Akbar Velayati, menyatakan bahwa prakarsa Presiden AS Donald Trump untuk perdamaian Timteng yang dinamai “Deal of The Century (Perjanjian Abad Ini) merupakan konspirasi yang bertujuan menuntaskan ambisi para Salibis dan Zionis.

Velayati dalam jumpa pers di Teheran, Kamis (30/1/2020), menyebut prakarsa yang diumumkan oleh Trump pada Selasa lalu itu sebagai “proyek pelelangan dan pembagian tanah-tanah Islam”.

“Tujuan (Trump) tersembunyi dalam upaya merealisasikan impian para Salibis dan Zionis. Rencana ini akan gagal sebagaimana rencana-rencana agresif sebelumnya terhadap umat Islam,” tegas Velayati.

Menurutnya, prakarsa Trump itu sekarang justru menyebabkan orang-orang Palestina bersatu dan terjadi solidaritas pada mereka di level yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dia kemudian memastikan bahwa Republik Islam Iran “tidak akan bungkam” dalam masalah ini, dan akan bertukar pikiran dengan negara-negara Arab “yang masih konsisten kepada urusan Palestina”.

Baca: Deal of the Century, Derita Palestina, dan Bungkamnya Negara-negara Arab

“Bangsa Iran di bawah pemimpin besarnya (Ayatullah Ali Khamenei) memandang urusan Palestina sebagai orientasi Dunia Islam,” imbuhnya.

Perjanjian Abad Ini yang oleh Trump disebut sebagai “solusi realistis bagi kedua pihak” namun ditolak mentah-mentah oleh semua komponen Palestina mencanangkan pemberian beberapa konsesi kepada Israel, termasuk kedaulatan atas Lembah Yordania dan pengakuan atas Quds (Yerussalem) sebagai ibu kota Israel.

Baca: Harian Israel “Haaretz” Sebut Deal of the Century Akan Gagal

Republik Islam Iran pantang mengakui eksistensi Rezim Zionis Israel. Alih-alih menyebut prakarsa itu “Perjanjian Abad Ini”, kementerian luar negeri Iran pada Selasa lalu justru menyebutnya “Pengkhianatan Abad Ini”. (mm/alalam)

DISKUSI: