Kairo, LiputanIslam.com – Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, mengecam keras keputusan Rezim Zionis Israel mengeluarkan tender proyek pembangunan 1257 unit permukiman baru dekat kota Quds (Yerussalem)
“Keputusan itu tak berlaku serta merupakan pelanggaran terbuka terhadap keputusan-keputusan sah internasional, sehingga masyarakat dan lembaga-lembaga internasional berkewajiban menunaikan tanggungjawab hukum dan moralnya, dan mengambil sikap tegas demi menghentikan tindakan-tindakan lalim yang mencampakkan keputusan-keputusan internasional itu,” ungkap Al-Azhar dalam sebuah pernyataannya, Senin (16/11/2020).
Al-Azhar menilai keputusan itu bertujuan “mengubah realitas demografis dan mengabaikan identitas Palestina yang pribumi”.
Karena itu, Al-Azhar menegaskan dukungan penuhnya kepada perjuangan Palestina “demi membebaskan negerinya yang diduduki dan membela kesucian kami yang dilanggar”.
Al-Azhar memuji resistensi Palestina serta mendesak masyarakat internasional agar mendukung perjuangan bangsa Palestina dalam “melawan keputusan zalim dan terorisme Zionis ini”. (mm/rta)
Baca juga:
PM Palestina: Kunjungan Pompeo ke Pemukiman Israel adalah Langkah Berbahaya
Menlu Israel Yakin Biden akan Pulihkan Kesepakatan Nuklir AS dengan Iran