AL AS Klaim IRGC Urung Sita Kapal Nirawak AS Setelah Kena Gertak di Teluk Persia

0
155

Doha, LiputanIslam.com   Para pejabat AS mengklaim bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah menyita sebuah kapal nirawak AS di Teluk Persia dan mencoba menariknya, tapi kemudian melepaskannya ketika sebuah kapal perang dan helikopter Angkatan Laut AS mendekat.

Insiden pada hari Selasa (30/8) itu menandai pertama kalinya gugus tugas nirawak baru Armada ke-5 Angkatan Laut yang berbasis di Timur Tengah menjadi sasaran Iran.

Juru bicara Armada ke-5  Timothy Hawkins menjelaskan bahwa kapal perang Shahid Baziar IRGC memasang jalur ke kapal nirawak Saildrone Explorer di bagian tengah Teluk di perairan internasional pada Senin malam.

Kapal itu kemudian mulai menarik Saildrone Explorer, yang membawa kamera, radar, dan sensor untuk memantau laut dari jarak jauh.

USS Thunderbolt, kapal patroli pantai Angkatan Laut, serta helikopter MH-60 Seahawk, bergerak untuk membayangi kapal IRGC. Angkatan Laut menelepon Shahid Baziar melalui radio untuk mengidentifikasi pesawat tak berawak itu sebagai milik AS, kata Hawkins.

“Tanggapan kami adalah satu yang memperjelas bahwa ini adalah milik pemerintah AS dan beroperasi di perairan internasional dan bahwa kami memiliki setiap niat untuk mengambil tindakan jika perlu,” ungkapnya kepada AP.

Hawkins mengklaim insiden itu berakhir dengan damai setelah sekitar empat jam ketika orang-orang Iran melepaskan tali derek ke kapal nirawak dan meninggalkan daerah itu ketika pasukan AS berada di dekatnya.

Jenderal Angkatan Darat AS Michael “Erik” Kurilla, yang memimpin Komando Pusat militer, memuji kru Thunderbolt atas tanggapannya.

IRGC tidak mengakui insiden itu, sementara misi Iran untuk PBB tidak segera menanggapi permintaan AP untuk memberikan komentar.

Armada ke-5 meluncurkan nirawak Gugus Tugas 59 tahun lalu. Area tanggung jawab Armada ke-5 mencakup Selat Hormuz, mulut sempit Teluk yang dilalui 20 persen dari semua minyak dunia. (mm/aljazeera/alalam)

Baca juga:

Presiden Raisi: Jangan Harap Israel Sanggup Halangi Proyek Nuklir Iran

Heboh, Mural Imam Khomaini dan Ayatullah Khamenei Terpajang di Amman

DISKUSI: