Aktivis Arab Warga Israel Ini Dituduh Lakukan Mata-Mata untuk Kepentingan Iran

0
409

Ayman Haj Yahya

TelAviv, LiputanIslam.com –  Rezim Zionis Israel menuduh aktivis Palestina warga Israel (Palestina pendudukan 1948) Ayman Haj Yahya melakukan kegiatan mata-mata untuk kepentingan Iran.

Haj Yahya dituduh demikian setelah ditangkap oleh agen keamanan internal Shin Bet dan polisi Israel pada 16 Maret 2020.

Haj Yahya adalah seorang pemimpin politik terkenal dan aktivis dalam komunitas Palestina di Israel, dan kini dituduh menjalin kontak dengan intelijen Iran untuk merekrut warga negara Arab di Israel.

Di pengadilan di pusat kota Lod pada Ahad lalu dia didakwa melakukan “pelanggaran serius keamanan” Israel.

Dia didakwa berkomuniasi dengan para agen Iran selama melakukan perjalanan ke Eropa dan dengan anggota kelompok Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP) di Lebanon.

Haj Yahya semula adalah anggota senior partai politik Arab-nasionalis Balad yang memiliki tiga kursi di Knesset Israel dalam pemilu terbaru.

Baca: Netanyahu Resmi Berbagai Kekuasaan dengan Pemimpin Oposisi

Balad adalah bagian dari aliansi Daftar Bersama, yang secara kolektif menempati 15 kursi sehingga menjadi partai politik terbesar ketiga di Israel.

Baca: Iran Diduga Menduplikasi Misil Canggih Israel yang Tertembak Jatuh di Suriah

Haj Yahya meninggalkan Balad pada 2014 karena sikap partai ini terhadang perang Suriah, dan kemudian mengadakan gerakan politik sendiri, yang mengadvokasi pemboikotan pemilu dan integrasi Palestina ke dalam sistem politik Israel.

Para pemimpin Arab menyebut tuduhan Israel terhadap Haj Yahya bermotifi politik. (mm/aljazeera)

DISKUSI: