2 Kapal Tanker Terkena Serangan Misterius, Ini Pernyataan Iran dan Rusia

0
107

Teheran, LiputanIslam.com –   Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan bahwa keamanan Teluk Persia sangatlah penting bagi Iran. Hal ini dia tegaskan beberapa jam setelah dua kapal tanker minyak di Teluk Oman dievakuasi menyusul terjadi insiden yang diduga sebagai serangan.

Bersamaan dengan ini, Rusia menyerukan agar peristiwa ini tidak dijadikan dalih untuk semakin menyudutkan Iran.

Rouhani mengatakan, “Keamanan adalah masalah yang sangat penting bagi Iran di Teluk Persia yang sensitif, Timur Tengah, Asia, dan dunia secara keseluruhan. Kami selalu berusaha mewujudkan keamanan dan stabilitas di kawasan.”

Kantor berita IRNA mengutip pernyataan pejabat Iran bidang penyelamatan bahwa otoritas Iran menyelidiki penyebab terjadinya ledakan pada dua kapal tanker minyak di Teluk Oman, Kamis (13/6/2019).

IRNA melaporkan bahwa juru bicara Pusat Pencarian dan Penyelamatan Maritim Provinsi Hormuzgan Iran yang terletak di bagian tenggara Iran di Selat Hormuz mengatakan bahwa sejumlah tim penyelidikan telah meluncur ke lokasi peristiwa, dan akan mengumumkan hasil penyelidikannya dalam waktu dekat.

Baca: AS Tuding Iran Berada Di Balik Serangan Ke Kapal-Kapal Di Dekat Perairan UEA

Sebelumnya, Iran mengaku telah menyelamatkan 44 pelayar dari dua kapal tanker tersebut.

Juru bicara pemerintah Iran Ali Robiei menyatakan pihaknya sangat prihatin atas peristiwa ini, dan menyerukan kepada negara-negara regional untuk “tidak terpancing oleh orang-orang yang mendapat keuntungan dari instabilitas di kawasan.”

“Iran siap untuk bekerjasama regional demi menjamin keamanan lalu lintas perairan strategis,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menyerukan kepada semua pihak agar tidak menggunakan insiden yang menimpa kapal tanker di Selat Oman itu sebagai bahan untuk menyudutkan Iran.

Kepada wartawan usai rapat Komisi Luar Negeri Duma Rusia, Kamis, Ryabkov mengatakan, “Harus ada evaluasi dampak politik dan lain-lain… Belakangan ini kita melihat kampanye masif tekanan politik, psikologis, dan militer terhadap Iran. Kami berharap peristiwa tragis yang baru saja terjadi dan mengguncang pasar minyak dunia itu tidak digunakan untuk selanjutnya menambah dan membangkitkan sikap anti Iran.”

Baca: Iran Sebut “Sabotase” Di Perairan UEA “Permainan Asing”

Kementerian Perdagangan Jepang menyatakan bahwa dua kapal tanker yang terkena serangan di Selat Hormuz tersebut membawa muatan milik Jepang.

Juru bicara perusahaan Front Line menyatakan bahwa kebakaran terjadi pada kapal tanker minyak Norwegia di Selat Oman setelah ada ledakan. Tapi perusahaan ini menepis dugaan bahwa kapal itu tenggelam, dan tidak memastikan apakah penyebabnya adalah serangan.

Baca: Terjadi Serangan Misterius, Raja Saudi Serukan KTT Darurat GCC Dan Liga Arab

Dilaporkan bahwa awak kapal berhasil diselamatkan ke kapal terdekat, Hyundai Dubai, setelah mereka meninggalkan kapal tankernya.

Peristiwa itu terjadi setelah sekira sebulan sebanyak empat kapal komersil terkena serangan “sabotase” di dekat Pelabuhan Fujairah, Uni Emirat Arab, yang hingga kini masih belum diketahui siapa pelakunya. (mm/raialyoum)

DISKUSI: