Tak Hanya di Indonesia, Penolakan Jenazah Covid-19 Juga terjadi di Mesir

0
346

Ilustrasi petugas kesehatan di Mesir sedang menyemprotkan cairan disinfektan. Sumber foto: Middle East Monitor

Kairo,LiputanIslam.com—Polisi Mesir telah membubarkan sejumlah orang di Desa dekat Delta Nil yang menolak penguburan jenazah seorang dokter yang meninggal akibat Covid-19.

Kementerian Dalam Negeri Mesir mengumumkan 23 orang telah ditangkap akibat insiden tersebut.

Dalam sebuah rekaman, seperti dikutip Reuters pada Minggu (12/4), lusinan orang menghadang sebuah ambulan memasuki area pemakaman desa, karena khawatir jenazah tersebut bisa menularkan virus bagi warga setempat.

Dar Al-Ifta Mesir, otoritas pusat yang bertanggung jawab mengeluarkan fatwa mengatakan pada Sabtu kemarin bahwa semua korban yang meninggal akibat Covid-19 harus dihormati dan dimakamkan secara layak.

Baca juga: Jumlah Penderita COVID-19 Melonjak di Negara-Negara Arab

Seorang juru bicara kementerian kesehatan, Khaled Megahed, menyebut jenazah mereka yang terbunuh oleh COVID-19 telah dimandikan dengan hati-hati dan dimasukkan ke dalam kantong mayat tertutup agar tidak menularkan infeksi.

Sampai saat ini, totalnya kasus Covid-19 di Mesir telah mencapai 1.939 . (Fd/RT)

DISKUSI: