Riyadh,LiputanIslam.com-Dilansir dari Economic Times, perusahaan minyak Aramco kini berpaling ke India untuk membeli persediaan bensin, menyusul serangan nirawak Yaman ke kilang minyaknya.

Menurut sumber-sumber terpercaya, Aramco membeli bensin sebanyak 30 ribu ton dari perusahaan India, Reliance Industries. Dengan langkah ini, Aramco berharap bisa mengantisipasi kemungkinan kelangkaan bahan bakar untuk sistem transportasinya.

Baca: Ansarullah Yaman Ancam Lanjutkan Operasi Militer Melawan Koalisi Saudi-Emirat

Dua unit penting Aramco yang menyuling minyak ringan rusak saat diserang nirawak Yaman pada 14 September lalu. Segera setelah serangan itu, sayap perdagangan Aramco segera membeli sejumlah besar bensin, solar, bahan bakar pesawat, bahkan minyak yang dibutuhkan petrokimia. Pembelian ini dilakukan untuk menjamin tidak adanya gangguan dalam penawaran minyak.

Sebuah sumber mengatakan kepada Economic Times, dua hari setelah terjadinya serangan, Reliance Industries menerima permohonan dari Aramco untuk menyediakan bensin. Perusahaan minyak Saudi ini tidak ingin distribusi produk-produknya terganggu akibat serangan itu.

Harga bensin di bulan September masih terhitung tinggi. Para ahli berkeyakinan, serangan ke fasilitas minyak Saudi dan munculnya gangguan dalam penawaran bensin, memberi keuntungan kepada Reliance Industries. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Mantan Direktur CIA Pernah Memohon Bertemu Qassem Soleimani

Putin Minta Iran dan Saudi Tidak Jadikan Suriah Ajang Konfrontasi

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*