Ansarullah Yaman Ancam Lanjutkan Operasi Militer Melawan Koalisi Saudi-Emirat

0
90

Sanaa, LiputanIslam.com –  Anggota Dewan Tinggi Politik Yaman, Mohammad Ali al-Houthi, menegaskan bahwa rakyat Yaman serius mengharapkan terwujudnya perdamaian, namun operasi militer Yaman melawan pasukan koalisi Arab Saudi-Uni Emirat Arab (UEA) akan dilanjutkan jika koalisi itu tetap mengabaikan semua inisiatif Yaman untuk perdamaian.

“Kelambanan dalam memulai proses politik untuk mengawal initisiatif pendahuluan akan membuat pemahaman negara-negara agresor keliru dan seolah itu adalah hasil kondisi lemah,” ungkap al-Houthi, seperti dilansir saluran TV al-Masirah milik Ansarullah, Kamis (3/10/2019).

Menurut al-Masirah, dalam pertemuan Rabu lalu Ansarullah telah mengimbau Utusan Khusus PBB untuk Yaman Martin Griffiths agar mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan, yang membuat Yaman mendapat skala perhatian atas kondisi kemanusiaannya yang parah, serta data-data ihwal Hudaydah yang membuatnya kondusif untuk perdamaian dan menjadi kesempatan besar bagi negara-negara koalisi Arab.

Ansarullah menolak tuntutan de-eskalasi pasukan koalisi terhadap Ansarullah sementara pihak koalisi sendiri masih melanjutkan operasi serangan udaranya di sejumlah provinsi Yaman dan masih pula melakukan pergerakan di sejumlah front.

Ansarullah mendesak PBB agar bergerak membenahi situasi kemanusiaan di kawasan al-Duraihimi dan lain-lain serta mengupayakan pembebasan tentara Yaman dan para pejuang Ansarullah yang tertawan. (mm/raialyoum)

DISKUSI: