Saham Klub Sepakbola Israel Dijual ke UEA, Para Pendukung dan Penentang Bentrok

0
191

Quds,LiputanIslam.com-Ratusan orang dari pendukung klub sepakbola Beitar Jerusalem melakukan unjuk rasa di stadiun klub, sebagai bentuk protes atas penjualan saham klub kepada seorang pangeran UEA.

Harian Yedioth Ahronoth melaporkan, unjuk rasa itu diprakarsasi oleh Asosiasi Fans Beitar Jerusalem.

Dengan datangnya sejumlah fans yang mendukung penjualan saham Beitar ke salah satu anggota keluarga Kerajaan Abu Dhabi, tak ayal terjadi bentrok antara mereka dengan para penentang yang sudah berkumpul.

Ahronoth mengabarkan, Polisi Israel telah menangkap 4 orang dalam bentrok tersebut.

Sebelum ini, media-media Palestina mengabarkan bahwa Hamad bin Khalifa Al Nahyan telah membeli 50 persen saham Beitar Jerusalem.

Beitar dalam akun Twitter-nya mencuit,”Usai ditandatanganinya kesepakatan antara Direktur Klub Moshe Hogeg dan Hamad bin Khalifa Al Nahyan, hari ini adalah hari bersejarah yang menakjubkan bagi Beitar Jerusalem.”

Beitar adalah klub sepakbola paling rasis di Liga Utama Israel. Klub ini didirikan pada tahun 1993. Hingga kini, klub ini tidak memiliki pesepakbola Arab dan Palestina lantaran para pendukung rasisnya.

Pembelian klub sepakbola ini adalah bagian dari gelombang normalisasi UEA-Israel. Sebelum ini, UEA telah mengizinkan pemberian visa turis bagi orang-orang Israel, meski di saat yang sama justru menghentikan visa bagi warga 13 negara Muslim. (af/alalam)

Baca Juga:

29 Badan Pengontrol Senjata Tuntut AS Hentikan Penjualan Alutsista ke UEA

[Berita Gambar] Normalisasi Maroko dengan Israel Adalah ‘Kesalahan’

DISKUSI: