Reuters: Penjara-penjara AS Jadi Sarang Penyebaran Covid-19

0
221

Sumber foto: Presstv

New York,LiputanIslam.com—Sean Hernandez mengaku hanya bisa menutup mulut dan hidungnya menggunakan baju atau handuk saat dirinya meninggalkan sel tahanan. Ini lah cara terakhir yang bisa ia lakukan agar terhindar dari wabah Covid-19, di tengah minimnya peralatan medis seperti masker di penjara Rikers Island di New York.

Ia mengaku, para tahanan tidak mendapatkan sarung tangan dan masker yang sesuai, kecuali hanya sebatas air dingin untuk mencuci tangan. Hernandez adalah salah satu tahanan di penjara itu yang mendekam selama delapan tahun akibat tuduhan upaya pembunuhan.

Pada Jum’at lalu, setidaknya 80 orang staf dan 103 tahanan di penjara seluruh New York dinyatakan positif Covid-19. Virus ini diduga menyebar dengan cepat akibat ramainya penghuni sel-sel penjara.

Departemen terkait mengaku telah mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu untuk melindungi para tahanan dan menolak klaim-klaim buruk seperti yang disampaikan Hernandez.

Baca: Kasus Corona di AS Tertinggi di Dunia, China Tawarkan Bantuan

Menurut pantauan Presstv mengutip dari Reuters, penjara-penjara di AS telah menjadi tempat penyebaran Covid-19 yang masif. Untuk menangani hal ini, pemerintah setempat telah melepaskan ribuan tahanan. Sayangya, pelepasan tahanan ini tidak disertai upaya pengecekan kesehatan untuk menentukan apakah para tahanan itu telah terinfeksi atau belum.

Menurut pantauan Reuters, sebanyak 104 staf dan 146 tahanan di 20 penjara terbesar AS telah terinfeksi Covid-19. Reuters mengakui, jumlah ini tidak selalu update mengikuti cepatnya penyebaran virus. (fd/Presstv)

DISKUSI: