Rencanakan Pembunuhan, Mahasiswa Saudi Diseret ke Pengadilan AS

0
152

Albuquerque,LiputanIslam.com-Seorang mahasiswa asal Saudi dimeja hijaukan di AS lantaran dituduh membawa senjata ilegal dan berencana membunuh sejumlah orang.

Dikutip dari Associated Press, Hassan al-Qahtani (27 tahun) diadili pada hari Selasa (17/12) waktu setempat di negara bagian New Mexico.

Al-Qahtani adalah mahasiswa jurusan mekanik di Universitas New Mexico. Dia ditangkap polisi pada hari Jumat (13/12) atau sehari sebelum kelulusannya.

Baca: Aramco Jalin Kesepakatan dengan AS untuk Rampok Minyak Suriah

FBI menyatakan, mahasiswa Saudi ini membeli senjata secara ilegal dan menyusun sebuah daftar pembunuhan.

Daftar itu meliputi nama seorang dosen, mantan teman sekamar, dan seseorang yang pernah bertengkar dengan al-Qahtani.

Pengacara al-Qahtani berupaya membebaskannya dari tuduhan. Joel Meyers mengatakan, senjata yang ditemukan di rumah kliennya bukanlah miliknya.

Menurut Meyers, senjata itu milik istri al-Qahtani dan dia sudah memiliki izin untuk memiliki senjata.

Sebelum ini, seorang mahasiswa Saudi juga terlibat dalam insiden berdarah di pangkalan militer AS.

Insiden penembakan oleh itu terjadi pada Jumat sore (6/12) di pangkalan udara-laut Pensacola, Florida.

Warga Saudi bernama Muhammad Said al-Shamrani itu menembak tiga teman kelasnya dari AS hingga tewas. Al-Shamrani sendiri juga terbunuh setelah melakukan aksinya. (af/alalam)

DISKUSI: