Aramco Jalin Kesepakatan dengan AS untuk Rampok Minyak Suriah

0
138

Damaskus,LiputanIslam.com-Sumber-sumber berita oposisi Suriah mengabarkan pergerakan baru Saudi untuk merampok minyak negara tersebut.

Situs berita oposisi Deirezzor24, mengutip dari “sumber-sumber khusus”, melaporkan bahwa perusahaan Aramco berencana mendaya gunakan minyak dari ladang dan sumur minyak Deir az-Zour.

Menurut sumber-sumber itu, “langkah-langkah Aramco dalam hal ini telah diimplementasikan.” Delegasi resmi dari raksasa minyak Saudi itu dikabarkan telah tiba di ladang minyak al-Amar.

Baca: Assad: Tak Ada Prospek bagi Keberadaan AS di Suriah

Pendaya gunaan ini dilakukan berdasarkan kesepakatan yang dijalin Aramco dengan pemerintah AS. Pasukan AS sendiri menguasai mayoritas ladang minyak dan gas di timur laut Suriah.

Sumber-sumber berita lokal juga mengabarkan, AS bersama Mesir dan Saudi tengah berupaya untuk menjarah minyak Suriah.

Sumber-sumber itu memberitahu kantor berita Anadolu, 15 insinyur Mesir dan Saudi telah tiba di ladang minyak al-Amar pada hari Senin (16/12) kemarin.

Ladang minyak al-Amar terletak di provinsi Deir az-Zour di timur Suriah. Milisi Kurdi (SDF) bersama AS menguasai ladang minyak tersebut.

Menurut sumber-sumber itu, para insinyur itu tiba di Deir az-Zour pada Jumat malam (13/12) dengan helikopter-helikopter AS.

Misi mereka adalah merekonstruksi ladang minyak, meningkatkan produksi minyak, dan mengajari para pekerja di tempat itu.

Al-Amar adalah ladang minyak terbesar Suriah. Sebelum meletusnya perang Suriah pada 2011, produksi al-Amar mencapai angka 27 ribu barel per hari. (af/alalam/fars)

DISKUSI: