Reaksi Warga AS Pasca Debat Capres: Rasanya Ingin Mati Saja

0
85

Washington,LiputanIslam.com-Hasil jajak pendapat sebuah universitas di AS menunjukkan, lebih dari 40 persen pendukung Demokrat dan Republik mendukung negara bagian mereka memisahkan diri dari AS, jika kandidat mereka kalah di Pilpres.

Jajak pendapat ini dibuat oleh Universitas Hofstra usai debat antara Donald Trump dan Joe Biden pada Selasa malam (29/9) lalu. Pilpres AS sendiri akan diadakan pada 3 November mendatang.

Netizen AS lebih menyoroti kekacauan yang terjadi sepanjang debat tersebut. Kebanyakan dari mereka mengkritik perilaku tak pantas Trump. Ketidakmampuan pembawa acara untuk mengendalikan para kandidat, juga upaya tiap kandidat dalam memotong pembicaraan rivalnya, memicu kritik tajam netizen dan membuat mereka berkomentar sarkastis.

Seorang pengguna Twitter mencuit,”Stres akibat debat ini sudah cukup untuk membuatku mati di usia ke-35.”

Peter Suderman, kolomnis di situs Reason, menulis,”Sisi positif debat ini adalah saya lebih dekat menuju kematian di penghujung 90 menit debat. Ketegangan di debat pertama telah membuat banyak pemirsa yang sewot dan mengungkap ketidakpuasan mereka di dunia maya.”

Akun salah satu kelompok pendukung Trump menyatakan, pembawa acara Chris Wallace telah memotong pembicaraan Trump sebanyak 76 kali, sementara omongan Biden hanya dipotong sebanyak 15 kali.

Daily Beast dalam artikelnya menulis,”Meski Biden adalah pemenang di debat pertama, namun yang pasti, pecundang dan pihak yang kalah adalah rakyat AS.” (af/alalam)

Baca Juga:

Aksi Nekat Pemerintahan Trump terhadap Iran Menjelang Pilpres AS

Trump Enggan Akui Kekalahan, Akankah Pilpres AS Berujung Kericuhan?

DISKUSI: