Presiden Azerbaijan Kritik Imperialisme Barat Terkait Vaksin Corona

0
347

Baku,LiputanIslam,com-Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengkritik perlakuan diskriminatif Barat terkait akses negara-negara miskin dan berkembang kepada vaksin Corona.

Dalam pidato yang disiarkan televisi Pemerintah Azerbaijan Senin (1/2), Aliyev menilai Barat bersikap diskriminatif dan tidak adil dalam penanganan virus Corona di dunia.

Menurut laporan kantor berita Anadolu, Aliyev menyinggung krisis antara Uni Eropa dan Inggris terkait pembagian vaksin Corona.

“Diumumkan bahwa 13 persen penduduk Inggris dan 2 persen penduduk Uni Eropa telah menerima vaksin. Jika demikian, 75 persen dari populasi Inggris hingga Juli dan Uni Eropa hingga Oktober nanti akan divaksin,”ujar Aliyev.

“Ketika negara-negara maju tidak bisa berbagi vaksin ini secara objektif dan justru saling menuduh, apa yang mesti dipikirkan negara-negara lain?”imbuhnya.

“Siapa yang akan membantu negara-negara miskin dan berkembang? Tak ada orang yang memikirkan hal ini. Saya tidak pernah mendengar para pemimpin negara-negara maju bicara soal ini,”tandas Aliyev.

Aliyev, yang negaranya akan memimpin Gerakan Nonblok hingga 2022 nanti, menyatakan bahwa Baku akan terus menggulirkan masalah ini. Dia beralasan, kesulitan untuk mendapatkan vaksin Corona saat ini mungkin bisa memperparah kondisi dan berujung pada malapetaka. (af/fars)

Baca Juga:

Delegasi Taliban di Iran Sebut AS Bertanggujawab atas Merebaknya Kekerasan di Afghanistan

[Video]: Iran Sukses Luncurkan Roket Pembawa Satelit Berbahan Bakar Padat Terkuat

DISKUSI: