PM Yaman: Kami Tak akan Tawar Menawar Soal Pembebasan Wilayah Kami

0
242

Sanaa,LiputanIslam.com-PM Yaman Abdulaziz bin Habtour kembali menegaskan bahwa semua penjajah harus diusir dari Yaman.

“Bangsa Yaman tidak menerima prinsip tawar menawar terkait pembebasan negeri mereka,”kata Bin Habtour.

“Para penjajah baru harus tahu bahwa penjajahan mustahil berlanjut di Socatra, Aden, dan Mukalla…Kepulauan Socatra adalah bagian asli dari wilayah Yaman,”imbuhnya.

PM Yaman menyatakan, negaranya tidak akan mundur soal isu Socatra. Bin Habtour berkata,”Agresi ke Yaman (dilakukan secara) menyeluruh…Rezim Saudi juga tidak menghendaki pandangan, pemikiran, atau suara kebebasan mana pun.”

Stasiun televisi al-Masirah melaporkan, Bin Habtour berkata bahwa karena alasan inilah Saudi dibuat gusar oleh pernyataan Menteri Informasi Lebanon George Kordahi.

“Andai agresi ke Yaman bukan hal sia-sia, lalu bagaimana kita harus menyebut pembantaian anak dan wanita, pengeboman sekolah, rumah sakit, dan acara perkawinan serta blokade atas sebuah negara tetangga?”kata Bin Habtour.

Ia menegaskan, Saudi hanya menerima pandangan yang dibelinya dengan uang. Sebab itu, kata Bin Habtour,”Saudi berpikir bahwa ia bisa membeli dunia dengan uangnya.”

Dubes Saudi untuk Lebanon, Walid al-Bukhari dikabarkan telah meninggalkan Beirut pada hari Sabtu lalu.

Tindakan ini dilakukan menyusul pernyataan Kordahi yang dianggap merendahkan Saudi.

Menlu Lebanon Abdullah Bou Habib sendiri menegaskan, PM Najib Miqati berkali-kali menyatakan bahwa pemerintahannya akan menangani krisis hubungan diplomatik ini dan tidak akan mengundurkan diri.

Menurut Bou Habib, saat ini tidak ada kemungkinan Parlemen Lebanon akan mencabut kepercayaannya dari Pemerintahan Miqati. Ia menambahkan, statemen Kordahi yang membuat Saud gusar disampaikan sebelum ia diangkat sebagai Menteri Informasi Lebanon.

Ia menanggapi ucapan Menlu Saudi yang mengaitkan Hizbullah dengan krisis diplomatik antara Riyadh dan Beirut, serta menuding bahwa Hizbullah menguasai Lebanon.

“Hizbullah memang memiliki kekuatan besar. Namun tidak berarti bahwa Hizbullah mengendalikan dan mengatur segalanya,”tandas Bou Habib. (af/fars)

Baca Juga:

Yaman Serukan Boikot Produk-produk Saudi

Ansarullah Yaman Nyatakan Simpatinya kepada Menteri Informasi Lebanon

DISKUSI: