PM Irak: AS Paksa Irak Putuskan Hubungan dengan Iran

0
144

Potret jenderal Iran dan Irak yang dibunuh oleh AS di dekat bandara internasional Baghdad. Sumber foto: Presstv

Baghdad,LiputanIslam.com—Perdana Menteri Irak sementara, Adel Abdul-Mahdi, mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) sengaja membuat kekacauan di Timur Tengah dan memaksa Irak untuk memutuskan hubungan dengan Iran.

” AS telah membuat kondisi di Timur Tengah menjadi semakin rumit dengan cara mencabut AS dari kesepakatan nuklir 2015 (JCPOA) dan menekan Irak-Iran,” ucapnya saat bertemu dengan Ali Samkhani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

PM Abdul-Mahdi, lebih jauh menjelaskan bahwa AS telah meningkatkan tekanan terhadap Irak dan meminta negara untuk memutus hubungan dengan Iran.

Namun, ia menekankan perlunya menggunakan peluang yang diberikan oleh negara-negara tetangga demi kepentingan dan keamanan nasional Irak.

Abdul-Mahdi menilai Iran sejauh ini tulus memberikan bantuan untuk melawan kelompok teroris Daesh yang akhirnya tumbang pada 2017 lalu.

BacaAS Jual Delapan Pesawat Pegasus KC-46A ke Israel, Bantu Jet Tempur Israel Jangkau Iran

Sementara itu, Samkhani merespon pernyataan itu dengan himbauan perlunya memperkuat hubungan antara Iran-Irak.

Ia menilai, AS dan Israel sengaja ingin melemahkan pengaruh poros resistensi yang berusaha membendung pengaruh mereka di kawasan. (Fd/Presstv)

DISKUSI: