Pemerintah Interim Bolivia Minta Bantuan Israel, Ini Respon Morales

0
276

LaPaz,LiputanIslaml.com-Mantan presiden Bolivia mengecam keras rencana pemerintah interim negaranya untuk minta bantuan dari Israel. Evo Morales menyebutnya sebagai “intervensi asing terorganisir” di negara Amerika Latin tersebut.

“Bolivia tidak butuh pasukan militer asing untuk meredakan perselisihan ideologis. Kita lahir dari budaya dialog dan perdamaian,”cuit Morales dalam akun Twitter-nya.

Dalam tweet lain, Morales menulis,”Pemerintah interim Bolivia minta bantuan dari Rezim Zionis untuk menghadapi kelompok sayap kiri di Bolivia. Para pelaku kudeta adalah penjunjung kekerasan yang tidak menghormati kemerdekaan dan jati diri Bolivia. Mereka mendukung kebijakan intervensi asing yang justru  memecah belah saudara-saudara kita.”

Baca: Netanyahu Diampuni Jika Bersedia Mundur dari Politik

Saat masih menjabat presiden Bolivia pada tahun 2009 lalu, Morales memutus hubungan diplomatik La Paz dengan Tel Aviv. Langkah ini diambilnya menyusul serangan Israel ke Jalur Gaza. Dia terang-terangan menyebut rezim apartheid Israel sebagai “rezim teroris.”

Baru-baru ini, Arturo Murillo (mendagri interim Bolivia) meminta agar Israel membantu negaranya menghadapi apa yang disebutnya sebagai “terorisme” di Bolivia. Murillo mengklaim, pemerintahan Nicolas Maduro (presiden Venezuela), pengedar narkoba, dan kelompok sayap kiri Amerika Latin berupaya menebar kekacauan di kawasan Latin.

Caracas membantah keras tuduhan Murillo ini dan menganggapnya sebagai klaim tak berdasar. (af/alalam)

 

DISKUSI: