Netanyahu Diampuni Jika Bersedia Mundur dari Politik

0
117

TelAviv,LiputanIslam.com-Kanal 12 Israel mengabarkan, Benyamin Netanyahu mungkin akan ditawari pengampunan bersyarat dalam kasus korupsi yang menjeratnya.

Menurut laporan Kanal 12, sejumlah politisi Rezim Zionis mengusulkan kepada Reuven Rivlin (presiden Israel), jika Netanyahu bersedia mengakui tuduhan atas dirinya dan mundur dari pentas politik untuk selamanya, hendaknya dia mendapat amnesti.

Jaksa agung Israel pada dua pekan lalu secara resmi mengumumkan PM Israel sebagai tersangka kasus penipuan dan penyuapan. Besar kemungkinan Netanyahu akan segera dimeja hijaukan.

Avichai Mandelblit memberi Netanyahu tenggat waktu 30 hari untuk mengambil kekebalan hukum dari Knesset (parlemen Rezim Zionis). Yang berwenang memberikan kekebalan hukum ini adalah komite khusus di Knesset.

Baca: Kurang dari 24 Jam,  Pasukan Yaman Tembak Jatuh Drone Ketiga Arab Saudi

Netanyahu Inginkan Pemilihan PM Secara Langsung

Harian Jerusalem Post mengabarkan, Netanyahu menganggap pemilihan langsung perdana menteri oleh warga Israel sebagai “gagasan menarik.”

Dalam jumpa pers sebelum meninggalkan Portugal menuju Israel, Kamis (5/12), Netanyahu menyatakan dirinya hendak mencegah penyelenggaraan pemilu ketiga, yang disebutnya tak perlu diadakan.

“Meski ditentang oleh Partai Blue and White, saya ingin melakukan segala cara untuk mencegah pemilu ketiga yang benar-benar tidak dibutuhkan,”ujarnya.

Gagasan pemilu langsung diutarakan Netanyahu saat ditanya kenapa dia tidak mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri.

“Saya rasa, saya masih punya kesempatan. Opini umum memilih saya. Jika Anda mengatakan sebaliknya, biarkan opini umum yang memutuskan,”tandasnya. (af/alalam/mehr/fars)

DISKUSI: