Pemerintah Afghanistan Ingin Genjatan Senjata dengan Taliban Diperpanjang

0
125

Potret Tahanan taliban yang baru keluar dari mobil usai dibebaskan dari penjara Bagram oleh pemerintah Afghanistan pada Selasa (26/5).

Kabul,LiputanIslam.com—Pemerintah Afghanistan telah mengumumkan pada Selasa (26/5), terkait pembebasan 900 tahanan Taliban yang sebelumnya mendekam di penjara pemerintah. Langkah ini dilakukan untuk meyakinkan kelompok Taliban agar memperpanjang genjatan senjata tiga hari yang hampir berakhir.

“Pemerintah sedang membebaskan lebih dari 900 tahanan Taliban di seluruh Afghanistan untuk tujuan damai, termasuk memperpanjang genjatan senjata dan negosiasi antara kedua kubu (pemerintah Afghanistan dan Taliban),” ucap Faisal, jubir Penasehat Keamanan Nasional Afghanistan pada Selasa. Pemerintah Afghanistan mengaku siap memperpanjang genjatan senjata.

Belum ada jawaban apakah Taliban setuju untuk memperpanjang genjatan senjata. Namun jubir Taliban, Lewat akun twitternya menyambut baik keputusan tersebut dan mengaku akan membebaskan sejumlah tahanan mereka dalam waktu dekat.

Baca juga:

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh akan Dikarantina

Sementara itu, Komisi HAM Independen Afghanistan dan sejumlah analis menilai pembebasan tahanan Taliban oleh pemerintah hanya akan meningkatkan aksi teror di negara itu.

Seperti dilansir oleh News.com, mengutip pernyataan Mohib bahwa serangan demi serangan yang terjadi selama dua bulan terakhir membuktikan bahwa Taliban dan para pendukungnya tidak berniat untuk mewujudkan perdamaian.

Di sisi lain, Presiden AS, Donald Trump telah meminta para pasukannya untuk meninggalkan Afghanistan. Namun ia memperingatkan agar Taliban menghentikan serangannya ke negara itu. “Amerika akan terus memantau apa yang terjadi dan akan kembali melancarkan serangan jika diperlukan,” Ancam Trump, seperti dikutip Radio Free Europe. (fd/news.com/cbsnews)

DISKUSI: