Pembunuhan Warga Kulit Hitam oleh Polisi AS Dinyatakan sebagai Kejahatan Kemanusiaan

0
974

Washington,LiputanIslam.com– Sejumlah pengacara terkemuka HAM di dunia menyatakan, pembunuhan sistematis dan cacatnya warga kulit hitam tak bersenjata oleh Polisi AS merupakan kejahatan kemanusiaan.

Harian terbitan Inggris, Guardian, melaporkan bahwa pembunuhan pria dan wanita kulit berwarna oleh Polisi AS telah menarik atensi dunia, seminggu usai Derek Chauvin dinyatakan bersalah atas pembunuhan George Floyd.

Dalam laporan setebal 118 halaman, para pakar HAM dari 11 negara dunia menganggap AS bertanggung jawab atas pelanggaran hukum internasional, yang dalam sebagian kasus dinilai sejajar dengan kejahatan atas kemanusiaan.

Laporan itu menyebutkan, pembunuhan, penyiksaan, dan beberapa perilaku tak manusiawi lain yang dilakukan Polisi AS sebagai serangan sistematis terhadap komunitas kulit hitam. Para pakar ini meminta dari Mahkamah Pidana Internasional untuk segera menyelidiki dan menindak aparat yang bersalah.

Dalam laporan ini, AS dianggap bertanggung jawab atas sejumlah kasus, seperti penggeledahan berdasarkan ras, penggunaan alat-alat mematikan, yang tidak hanya senjata api, tapi juga alat setrum, atas warga kulit hitam, dan budaya kekebalan hukum Polisi AS, yang jarang dinyatakan sebagai pihak bersalah.

Pasca tewasnya Floyd pada Mei 2020 lalu, yang memicu gelombang demo di seluruh AS, keluarganya meminta PBB untuk mengadakan penyelidikan resmi soal penembakan mematikan yang dilakukan Polisi AS.

PBB tidak melibatkan diri dalam masalah ini, menyusul adanya tekanan dari Pemerintahan Donald Trump. Belakangan, aliansi dari tiga lembaga hukum terjun untuk melakukan investigasi. Delegasi dari Afrika, Asia, Amerika Latin, dan kawasan Karibia bergabung untuk menyelidiki kekerasan polisi dan rasisme terstruktur di AS. (af/fars)

Baca Juga:

[Video] Kapal Perang  Pasukan Elit Iran Cegat Kapal Patroli AS di Teluk Persia

Ansarullah: Perang Ma’rib Hanya Bisa Reda Jika Pasukan Asing Keluar dari Yaman

DISKUSI: