NewYork,LiputanIslam.com-Tim investigasi PBB pada hari Selasa (3/9) merilis laporan terkait perang Yaman. Dalam laporan itu, AS, Prancis, dan Inggris disebut memberikan dukungan logistik dan perangkat militer kepada koalisi pimpinan Saudi. Dengan demikian, tiga negara itu dituding terlibat dalam kejahatan perang.

Baca: Ansarullah Gempur Bandara di Saudi dengan Rudal Balistik

Dilansir dari Russia Today, tim investigator PBB menyebut koalisi agresor sengaja menciptakan paceklik dan kelaparan di tengah warga Yaman. Taktik kotor ini digunakan sebagai sarana untuk mewujudkan tujuan-tujuan mereka. Menurut tim PBB, sejumlah kejadian di Yaman merupakan “kejahatan perang.”

Laporan PBB juga meliputi sebuah daftar rahasia. Daftar ini mencantumkan pihak-pihak yang diduga sebagai pelaku kejahatan perang di Yaman.

Tim investigasi PBB menyatakan, 24 juta warga Yaman butuh bantuan pangan segera agar bisa bertahan hidup.

Dalam laporan PBB sebelum ini, paceklik di Yaman disebut sebagai “bencana kemanusiaan terbesar.” PBB menyatakan bahwa 7 juta warga Yaman mengalami malnutrisi. (af/alalam/irna)

Baca Juga:

Pasukan Yaman Gempur Lanud King Khalid, Saudi, dengan Drone Qasef K2

Hizbullah Publikasi Video Serangannya terhadap Israel

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*