PBB: Serangan di Tripoli Sebabkan 16.000 Warga Sipil Mengungsi

0
105

Tripoli,LiputanIslam.com—Lebih dari 16.000 rakyat Libya terpaksa mengungsi akibat pertempuran yang terjadi antara kubu GNA yang diakui PBB sebagai pemerintah Libya melawan kubu LNA yang dipimpin oleh Jenderal Khalifa Haftar.

Misi khusus PBB untuk Libya (UNSMIL) mengatakan, “ Pergerakan militer yang baru-baru ini terjadi di Tripoli (ibukota Libya) telah melahirkan gelombang baru pengungsi yang jumlahnya mencapai 16.000 orang, dalam waktu beberapa hari.”

GNA yang mendapat dukungan penuh dari Turki yang berbasis di Tripolo telah merebut kembali sejumlah pos-pos penting yang sebelumnya dikuasai oleh loyalis Haftar di Libya barat. Pos-pos itu termasuk kota Tarhuna dan Tripoli bagian tenggara.

Baca juga: Video: Mesir Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Libya

Pasukan LNA yang dipimpin Haftar berbasis di Libya timur. Kubu ini mulai melancarkan serangan massif pada April lalu untuk merebut ibukota Tripoli dari GNA. Ratusan tewas sementara PBB memperkirakan 200.000 orang lebih terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat pertempuran itu. Jumlah ini belum termasuk angka 16.000 yang terhitung dalam beberapa hari terakhir.

Pada 6 Juni lalu, Mesir di bawah komande Presiden El-Sisi telah mengerahkan pasukannya ke Libya. Mesir mengklaim akan mengakhiri pertempuran di Libya. Inisiatif ini disambut baik oleh Haftar, sekutu Mesir di Libya. (fd/allafrica.com)

DISKUSI: