Parlemen Israel Resmi Dibubarkan

0
116

TelAviv,LiputanIslam.com-Parlemen Rezim Zionis (Knesset) pada Rabu malam (11/12) secara resmi mengumumkan pembubarannya. Dengan demikian, dalam kurun waktu sekira satu tahun, Israel harus menyelenggarakan pemilu legislatif untuk ketiga kalianya.

Beberapa jam sebelum berakhirnya tenggat waktu pembentukan kabinet, para anggota parlemen mengajukan proposal pembubaran periode Knesset ke-22 kepada ketua parlemen.

Dalam proposal itu disebutkan:”Disebabkan kondisi luar biasa yang timbul saat ini, dan setelah gagalnya dua pemilu beruntun untuk membentuk kabinet, disarankan agar periode ke-22 Knesset dibubarkan.”

Baca: Media Israel Sarankan Saudi Beli Iron Dome untuk Hadapi Iran

Benyamin Netanyahu (ketua partai Likud) dan Benny Gantz (ketua partai Blue and White) sama-sama gagal membentuk kabinet, padahal mereka sudah diberi waktu hingga 4 pekan.

Atas dasar ini, presiden Israel pada 21 November lalu menugaskan 120 anggota parlemen dan memberi mereka waktu 21 hari untuk menemukan orang yang bisa membentuk kabinet mayoritas. Tenggat waktu ini berakhir pada hari Rabu kemarin.

Di ambang pemilu ketiga israel ini, masih belum jelas apakah pemilu ini bisa membuahkan sebuah kabinet atau tidak. Di sisi lain, Netanyahu juga tengah menghadapi tuduhan penyuapan, sehingga karir politiknya juga kabur. Netanyahu bahkan ditentang oleh sejumlah anggota partainya sendiri, seperti Gideon Sa’ar.

Sebelum ini, tanggal 20 Maret 2020 telah ditetapkan sebagai waktu penyelenggaraan pemilu Israel berikutnya.

Menurut laporan Reuters, ada kemungkinan partai Likud akan mengadakan pemilihan internal untuk memilih ketua baru, sebelum pemilu diadakan di bulan Maret nanti. (af/alalam/fars)

DISKUSI: