PA: Jumlah Keluarga Miskin di Palestina Bisa Meningkat Dua Kali Lipat

0
481

Ilustrasi masyarakat miskin di Palestina. Sumber foto: Anadolu Agency

Yerussalem,LiputanIslam.com—Menteri Pengembangan Masyarakat Otoritas Palestina (PA), Ahmad Majdalani, mengatakan bahwa jumlah keluarga Palestina yang hidup di bawah garis kemiskinan kemungkinan akan bertambah hingga dua kali lipat dalam beberapa bulan ke depan, akibat krisis yang disebabkan oleh virus Corona.

Kepara para wartawan in Ramallah ia mengatakan bahwa saat ini, ada 53.000 keluarga yang hidup di bawah batas kemiskinan sejak dimulainya krisis. “(Virus) ini telah memaksa ribuan tempat usaha melakukan pengetatan untuk mengatasi situasi,” jelasnya. Menurutnya, jumlah angka kemiskinan mungkin akan bertambah pada akhir April nanti.

“PA telah mulai memberikan bantuan finansial untuk 115.000 keluarga terdampak, 80.000 di antaranya hidup di wilayah kependudukan Jalur Gaza,” jelas Majdalani. Menurutnya, jumlah keluarga yang harus menerima bantuan telah bertambah 10.000.

“58 per sen bantuan berasa dari PA,” ucap menteri itu. “39 per sen dari Uni Eropa, dan tiga per sen dari Bank Dunia.”

Baca juga:Delegasi PBB Berharap Israel Bebaskan Pajak Penghasilan Bagi Rakyat Palestina

Menurut keterangan Menteri Kesehatan PA, Mai Al-Kaila, saat ini tercatat 277 kasus di Tepi Barat dan Gaza, 78 kasus tercatat di wilayah kependudukan Yerussalem. Dari 85 kasus, 69 di antaranya adalah para pekerja di Israel dan permukiman ilegal dan 10 sisanya telah terinfeksi saat kembali dari luar negeri.

Grand Mufti Yerussalem, Shaikh Mohammed Hussein, mengatakan bahwa semua masjid akan tetap ditutup selama bulan suci Ramadan. (fd/Memo)

 

 

DISKUSI: