Menteri Intelijen Israel: September adalah Peluang Terakhir untuk Aneksasi

0
131

TelAviv,LiputanIslam.com-Kantor berita SAFA melaporkan, Menteri Intelijen Rezim Zionis dalam wawancara dengan Radio Tentara Israel mengatakan,”Menurut saya, tak ada peluang untuk melaksanakan aneksasi pada bulan ini (Juli). Peluang terbaik untuk itu adalah bulan September.”

“Sejak awal, syarat AS untuk aneksasi ini adalah agar topik ini jangan digulirkan untuk disahkan sebelum 1 Juli. Meski demikian, tanggal ini bukan tanggal suci untuk implementasi aneksasi,”imbuh Eli Cohen.

“Peluang aneksasi setelah bulan September akan tertutup dengan adanya pilpres AS. Ada kemungkinan bahwa Donald Trump, yang merupakan pendukung terbesar aneksasi, akan kalah dalam pilpres,”tandasnya.

PM Israel pada 17 Mei 2020 mengumumkan di depan Knesset, bahwa sudah tiba waktunya untuk menggabungkan pemukiman Zionis di Tepi Barat ke wilayah Israel.

Seminggu setelah pidatonya di Parlemen Israel, Benyamin Netanyahu menyatakan bahwa aneksasi akan dilaksanakan pada 1 Juli. Menurutnya, rencana ini tak akan diubah. Namun, seiring penentangan serta kecaman dari dalam Palestina dan dunia, pelaksanaan aneksasi ini pun ditangguhkan. (af/alalam)

Baca Juga:

Fatah dan Hamas Janji Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Israel

Pejabat AS Tinggalkan Israel Tanpa Kesepakatan tentang Tanggal Aneksasi

DISKUSI: