Menlu Israel: Kemungkinan Besar Tidak Ada Aneksasi di Lembah Yordania

0
135

TelAviv,LiputanIslam.com-Stasiun televisi Israel, KAN, mengutip dari sejumlah sumber bahwa kemungkinan besar rencana aneksasi tidak mencakup Lembah Yordania.

Menurut sumber-sumber KAN, hal ini disampaikan Menlu Israel Gabi Ashkenazi dalam sebuah rapat tertutup. Ia mengatakan, semua orang sudah mengetahui hal ini.

Kantor Ashkenazi menjelaskan bahwa terkait rencana aneksasi, Menlu Israel hanya menyetujui langkah-langkah yang memisahkan orang-orang Palestina. Langkah ini juga akan dilakukan dengan koordinasi penuh bersama Washington, juga dialog dengan negara-negara tetangga.

Menurut kantor Menlu Israel, Ashkenazi sangat mementingkan penjagaan kepentingan strategis dan keamanan Israel. Dia disebut-sebut menentang rencana pencaplokan Lembah Yordania.

Sebelum ini, harian Haaretz melaporkan bahwa Pemerintah AS ingin agar rencana aneksasi dilakukan dengan kesepakatan semua anggota Kabinet Israel. Harian ini mengabarkan, implementasi rencana ini tentu membutuhkan dukungan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz dan Menteri Luar Negeri Gabi Ashkenazi.

Kepala Staf Gabungan Tentara Israel, Aviv Kochavi, juga telah memperingatkan dampak potensial dari pelaksanaan aneksasi Tepi Barat pekan depan.

Kochavi telah menginstruksikan pasukannya untuk menyiapkan diri di Tepi Barat dalam beberapa hari ke depan. Tujuannya adalah menghadapi demo dan protes penduduk Palestina.

“Kejadian pasca aneksasi akan mengarah kepada perang baru di Gaza,” kata Kochavi kepada Kanal 13 Israel.

Baca Juga:

[Berita Gambar] 192 Negara Menolak Rencana Aneksasi Tepi barat

ASEAN Luncurkan ‘Kampanye Sejuta Tanda Tangan’ untuk Lawan Rencana Aneksasi Israel

DISKUSI: