Menantu ‘Kotak Hitam Saudi’ Ditangkap dan Menghilang

0
162

Riyadh,LiputanIslam.com-Salim al-Muzaini, menantu mantan petinggi Kementerian Intelijen Saudi, Saad al-Jabri, diinterogasi dan ditangkap aparat keamanan Saudi pada hari Senin (24/8) lalu.

Al-Jabri, yang dikenal sebagai ‘Kotak Hitam Saudi’, menyatakan bahwa penangkapan menantunya ini adalah upaya Pemerintah Riyadh untuk menakut-nakuti serta memerasnya.

Keluarga al-Jabri dalam statemen terkait cara penahanan al-Muzaini menyatakan, dia dipanggil oleh aparat keamanan, kemudian menghilang tak tentu rimbanya usai ditahan.

Mereka menyatakan, penangkapan al-Muzaini adalah bentuk balas dendam Putra Mahkota Saudi terhadap al-Jabri. Beberapa waktu lalu, Muhammad bin Salman digugat oleh al-Jabri di Pengadilan Federal AS.

Dalam gugatannya, al-Jabri menuding Bin Salman atas upaya pembunuhan dan pelanggaran hukum internasional.

Sebelum Bin Salman diangkat sebagai putra mahkota Saudi pada 2017 lalu, al-Jabri adalah wakil Muhammad bin Nayef, mantan Putra Mahkota Saudi. Dia juga merupakan Kepala Biro Intelijen Saudi.

Sebelum Bin Nayef diangkat sebagai putra mahkota, al-Jabri sempat ditahbiskan sebagai Menlu Saudi pada Januari 2015.

Sebagai Menlu Saudi dan anggota Dewan Keamanan PBB, al-Jabri menentang agresi Riyadh ke Yaman. Menurutnya, agresi ini menghabiskan biaya besar dan tidak menghasilkan apa pun. ini adalah salah satu alasan kenapa Bin Salman memusuhi al-Jabri.

Al-Jabri disinyalir menyimpan dokumen dan informasi vital terkait Raja Salman, Putra Mahkota Saudi, dan beberapa anggota Kerajaan Saudi lainnya. Sebab itu, ia dijuluki sebagai “Kotak Hitam Saudi.”(af/tasnim)

Baca Juga:

Utusan Khusus PBB Adakan Pertemuan dengan Pejabat Iran untuk Solusi Krisis Yaman

Jubir Tentara Israel Berulang Tahun, Aktivis Saudi Ucapkan Selamat!

DISKUSI: