Mantan Direktur Mossad: Hubungan Hangat Iran-China adalah Ancaman bagi Israel

0
123

TelAviv,LiputanIslam.com-Mantan Direktur Mossad pada hari Senin (27/7) mengutarakan kekhawatirannya terkait dampak hubungan Iran-China atas Israel.

“China bisa mendapatkan proyek infrastruktur senilai milyaran dolar di Afrika. Kini China tengah menggunakan cara serupa di Timteng dan memburu kesepakatan dengan Iran,”kata Dani Yatom, seperti dikutip Sputnik.

“Tujuan mereka sederhana saja: semua yang mereka inginkan adalah akses ke Mediterania dan mendekati Uni Eropa,”imbuhnya.

Dia memperingatkan, kesepakatan Beijing-Teheran akan menciptakan kesulitan bagi Tel Aviv. Sebab, kesepakatan ini akan menghidupkan ekonomi Iran dan membahayakan keamanan Israel.

“Ketika China mengalirkan uang ke Iran, pulihnya ekonomi Iran adalah hal yang tak bisa dihindari. Ketika ini terjadi, Teheran bisa mengirim uang ke kelompok-kelompok yang merupakan ancaman bagi Pemerintah Yahudi, seperti Hizbullah, Hamas, dan Jihad Islami.”

“Iran adalah musuh utama kita. Kita terus mengamati pergerakan negara ini berikut sekutu-sekutunya. Kita tidak akan membiarkan Iran mendekat ke perbatasan kita dan meningkatkan pengaruhnya di Kawasan,”papar Yatom.

Menurutnya, Israel mesti menekan China untuk memastikan bahwa kesepakatan Beijing-Teheran tidak mengancam keamanan Rezim Zionis.

“Saya paham bahwa kesepakatan kedua negara ini sudah difinalisasi dan tak mungkin diubah. Namun Israel, yang memiliki hubungan dekat dengan China, bisa mendekati para pejabat negara ini dan meminta mereka agar kepentingan kita tetap terjaga. Satu-satunya pertanyaan adalah: apakah China, yang memburu kepentingan dan strateginya, akan mengabulkan permintaan ini?”pungkas Yatom. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Ansarullah Yaman Mengaku Bersama Iran Berperang Terbuka Melawan AS dan Israel

Hizbullah Tepis Kemungkinan Perang Total dengan Israel dalam Beberapa Bulan Mendatang

DISKUSI: