Mantan Diplomat AS: Sanksi Tak Bisa Ubah Perilaku Iran

0
107

Washington,LiputanIslam.com-Mantan penasihat presiden AS dalam tulisannya mengkritisi kebijakan yang dijalankan Gedung Putih saat ini atas Iran.

Dennis Ross dalam kolomnya di Washington Post membantah klaim Donald Trump soal kesuksesan kebijakan “tekanan maksimal” terhadap Teheran.

Pemerintah Trump, tulis Ross, selalu mengklaim bahwa sanksi ekonomi atas Iran membuatnya tak bisa memperoleh sumber dana. Dengan demikian, “perilaku negatif” Iran di kawasan telah berakhir dan Teheran terpaksa mengalah di meja perundingan.

Baca: Iran Ancam Gempur Pangkalan AS di Emirat dan Qatar

Ross berpendapat, kebijakan-kebijakan regional Iran tak bisa dikaitkan semudah itu dengan “dolar dan sen.”

“Usai penelitian terkait konflik-konflik regional, kesimpulan yang harus diterima adalah bahwa strategi AS untuk mengeringkan sumber dana Iran gagal mengubah perilaku Iran,”tulisnya.

Ross mencontohkan, sanksi AS atas Iran tidak bisa mengubah raihan pemerintahan Bashar Assad di lapangan, atau memaksa pasukan sekutu Iran untuk angkat kaki dari Suriah.

Dia juga mengkritisi klaim Brian Hook bahwa sanksi AS menyebabkan berkurangnya anggaran militer Iran di tahun 2017 dan 2018.

“Klaim berkurangnya anggaran Teheran ternyata tidak mengurangi ancaman Iran di Selat Hormuz. Bahkan di sanalah Iran menembak jatuh nirawak AS,”tandasnya.

Ross menegaskan, fakta yang ada di lapangan tidak selaras dengan klaim Trump soal efektivitas kebijakan “tekanan maksimal” atas Iran.

“Sejarah mengatakan kepada kita, sanksi tidak bisa memaksa Iran untuk mengubah perilakunya,”pungkas Ross. (af/alalam)

Baca Juga:

Terkait Program Nuklir, Badan Energi Atom Iran Akan Sampaikan “Kabar Gembira”

Bin Salman Kunjungi AS di Tengah Isu Pertemuan Rahasia dengan Houthi

DISKUSI: