Mana yang Lebih Berbahaya bagi AS: Tiongkok atau Rusia?

0
159

NewYork,LiputanIslam.com-Menhan AS mengklaim, Beijing dan Moskow melanggar kedaulatan negara-negara kecil dan tetangga mereka, juga melawan hukum internasional.

Dikutip dari harian South China Morning Post, klaim ini diutarakan Mark Esper dalam pidatonya di Council of Foreign Relations di New York, Jumat (13/12).

“Saat ini, ketertiban hukum internasional yang telah diupayakan AS dan sekutunya dengan susah payah, menghadapi ujian,”ujar Esper.

Baca: Suriah: AS Gunakan HAM untuk Intervensi Urusan Internal Negara Lain

Sebelum ini, Esper di berbagai kesempatan menyebut “ancaman Tiongkok dan Rusia” sebagai prioritas terpenting Pentagon. Dalam pidatonya kemarin, Esper merincinya dengan menyatakan Beijing sebagai prioritas pertama dan Moskow sebagai prioritas kedua.

“Dua negara ini tengah mempercepat pembaruan angkatan bersenjata serta pengembangan kemampuan mereka di sektor angkasa dan siber. Mereka jadi lebih berani dengan penguatan kemampuan tentara mereka,”kata Esper.

“Beijing dan Moskow bukan hanya melanggar kedaulatan negara yang lebih kecil saja, tapi juga berupaya melemahkan hukum internasional demi kepentingan mereka,”imbuhnya.

Menurut Esper, klaim-klaim Tiongkok soal Laut China Selatan telah mengintimidasi negara-negara tetangganya, serta melemahkan stabilitas pasar regional dan meningkatkan risiko kemiskinan. (af/alalam/fars)

DISKUSI: