Suriah: AS Gunakan HAM untuk Intervensi Urusan Internal Negara Lain

0
106

Beijing,LiputanIslam.com-Penasihat politik dan media presiden Suriah bertemu dengan deputi menlu Tiongkok guna membahas hubungan Damaskus-Beijing.

Bouthaina Shaaban dalam pertemuan tersebut menegaskan, Suriah dan Tiongkok bergerak di jalur yang sama untuk melenyapkan konsep hegemoni Barat.

“Seminar HAM yang diadakan pemerintah Tiongkok di negara-negara selatan adalah sebuah langkah bersejarah. Langkah ini harus dimanfaatkan untuk menyusun piagam internasional HAM yang dijadikan rujukan di seluruh dunia, bukan hanya di negara-negara selatan,”kata Shaaban.

Baca: Ilmuwan Iran Sebut Keadilan Amerika Hanya Ada di Film Hollywood

Dikutip dari kantor berita SANA, Shaaban menyebut kebohongan AS soal HAM telah terbongkar. Sebab, kata Shaaban, AS menggunakan isu HAM hanya sebagai dalih untuk mencampuri urusan dalam negeri negara-negara lain.

Menurut Shaaban, atas dasar perangai AS ini, semua negara dunia harus mengambil sikap seragam terhadap Washington. Mereka mesti bertindak guna melawan hegemoni Barat dan mengambil kembali hak-hak mereka yang dirampas.

Ia menegaskan, Suriah di bawah kepemimpinan Bashar Assad akan meningkatkan langkah-langkah yang bermanfaat bagi Damaskus dan Beijing.

Kebijakan Suriah disebutnya dibangun atas kecenderungan kepada Timur dan penguatan hubungan Damaskus-Beijing di seluruh level politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Chen Xiaodong juga menegaskan negaranya akan terus mendukung Suriah demi terjaganya kepentingan bersama dua negara, terutama di masa meningkatnya hegemoni Barat dan tindakan sepihak negara-negara Barat atas negara-negara lain.

Selain mengungkap kesiapan Tiongkok untuk memberi bantuan ekonomi kepada Suriah, Xiaodong juga berharap negaranya bisa terlibat aktif dalam rekonstruksi Suriah. (af/alalam/fars)

DISKUSI: