Lebanon Disarankan Media Saudi untuk Normalisasi Hubungan dengan Israel

0
179

Beirut,LiputanIslam.com-Melalui tulisan dengan judul “Tak Bisakah Kita Bicara Terbuka soal Israel?”, harian al-Sharq al-Awsat secara tidak langsung mengakui bahwa perlawanan Lebanon terhadap Rezim Zionis adalah pangkal semua problem yang dihadapinya saat ini.

Al-Sharq al-Awsat menulis,”Pada hakikatnya, orang-orang Lebanon membutuhkan sebuah dialog terbuka dan jelas tentang Israel, dan akhirnya, Hizbullah.”

Media Saudi cetakan London ini menilai, konflik eksistensial antara Arab dan Israel tak lebih dari semacam pertengkaran suami-istri, yang masing-masing butuh keterbukaan untuk menyelesaikan masalah mereka.

Situs Lebanon al-Akhbar mengkritik tulisan ini, yang menjelaskan kebijakan Riyadh di hadapan Lebanon dan Israel.  Al-Akhbar menyebut tulisan itu meracau dan menyatakan,”Inovasi dan inisiatif terbaru Saudi melalui media-medianya adalah menghimbau Lebanon untuk menormalisasi hubungan dengan Israel dan menerima apa yang disebutnya sebagai ‘bantuan-bantuan Israel’. Ini dilakukan untuk melawan Hizbullah.”

Menurut al-Akhbar, al-Sharq al-Awsat memanfaatkan statemen Menteri Perang Israel Benny Gantz, yang berusaha menyudutkan Lebanon secara licik dengan menyatakan Tel Aviv siap membantu Beirut.

Beberapa waktu lalu, Sekjen Hizbullah Sayyid Hasan Nasrallah bicara soal impor BBM dari Iran untuk mengatasi krisis energi Lebanon. Segera setelah itu, Gantz langsung mengumumkan bahwa Israel “siap membantu tetangganya di utara melalui PBB.”

Klaim Gantz untuk ‘menolong’ Lebanon dirilis hanya beberapa hari setelah ia melayangkan ancaman untuk membunuh warga Lebanon dan menghancurkan infrastruktur negara tersebut. (af/fars)

Baca Juga:

Operasi Militer Sukses, Pasukan Yaman Kuasai Kawasan al-Habaj

Jihad Islam Sebut Israel Hanya Bisa Diredam dengan Perlawanan

DISKUSI: