Komentari Sikap Eropa di Wina, Rusia: Seolah Mereka Baru Pertama Kali Berunding

0
363

Teheran,LiputanIslam.com-Dalam sebuah wawancara eksklusif, Pars Today meminta pendapat diplomat Rusia, Mikhail Ulyanov tentang keseriusan kedua belah pihak dalam perundingan di Wina.

Menurut Ulyanov, delegasi baru Iran sangat serius dalam perundingan kali ini. Ia juga menilai, Iran sangat cepat beradaptasi dengan kondisi serta memiliki lebih banyak kemahiran dalam menguasai isu yang dibicarakan.

“Kami melihat keseriusan yang sangat tinggi dari pihak Iran,”kata wakil Rusia di organisasi-organisasi internasional tersebut.

Terkait sikap negara-negara Eropa (Jerman, Inggris, dan Prancis) dalam perundingan, Ulyanov menyebut mereka bertindak aneh, “seolah mereka duduk di meja perundingan untuk pertama kalinya dan kadang bersikap tidak logis.”

Meski begitu, Ulyanov menilai bahwa perundingan berjalan normal dan kemungkinan besar akan berujung kepada hasil positif.

Sementara itu, Wakil Iran di PBB, Majid Takht Ravanchi menyinggung pernyataan Trio Eropa dan AS soal sempitnya waktu untuk kembali ke JCPOA. Ravanchi menandaskan bahwa intimidasi tidak akan membantu proses Perundingan Wina.

Dalam rapat Dewan Keamanan semalam, sejumlah anggota mendukung Resolusi 2231 dan mendesak agar AS kembali ke JCPOA serta memenuhi komitmennya. Namun Trio Eropa dan AS bertindak sedemikian rupa untuk menyudutkan Iran.

Diplomat Iran ini menyatakan, perundingan di Austria bisa diselesaikan dan memberi hasil melalui jalur dialog, bukan ancaman, intimidasi, atau penentuan dead line yang mengada-ada.

“Perundingan di Wina bisa diakhiri dengan sukses bukan dengan menuduh, menentukan tenggat waktu buatan, mengancam, atau melakukan aksi sabotase dan teror di Iran. Perundingan ini bisa diselesaikan dengan tekad tulus politik dan niat baik.”kata Ravanchi. (af/fars/alalam)

Baca Juga:

Salahkan Trump, Media AS: Kita Mesti Terima Iran sebagai Negara Nuklir

Miliki Senjata Nuklir, Israel Disebut Tak Bakal Serang Iran

DISKUSI: