Jika Netanyahu Tetap Pimpin Likud, Sayap Kiri akan Menangi Pemilu

0
73

TelAviv,LiputanIslam.com-Di tengah tekanan dari luar partai Likud, Benyamin Netanyahu juga mendapat tekanan dari dalam partai. Gideon Sa’ar, anggota Likud sekaligus rival Netanyahu untuk memimpin partai ini, mengatakan, jika Netanyahu tetap memimpin Likud, partai ini pasti akan kalah di pemilu mendatang.

Dikutip dari Yedioth Ahronoth, Sa’ar pada hari Kamis (5/12) menjelaskan, bila Netanyahu tak segera mundur dari posisinya sebagai pemimpin Likud, kelompok sayap kiri akan memenangkan pemilu Israel.

Baca: Yordania Berupaya Batalkan Pembelian Gas dari Israel

“Kami siap memberikan kekuasaan kepada rival kami (partai sayap kiri), bukan untuk seorang anggota Likud yang lain. Jika Netanyahu tetap memimpin Likud, satu dari dua hal akan terjadi: kondisi saat ini (kebuntuan politik) terus berlanjut dan kabinet tak akan terbentuk, atau kami harus menyerahkan pemerintahan kepada para rival politik,”ujar Sa’ar.

Sa’ar juga menuding Netanyahu telah menghasut sebagian anggota Likud agar tidak memilihnya dalam pemilihan internal partai.

Sebelum ini, Sa’ar telah memperingatkan potensi runtuhnya Likud pasca pemilu mendatang.

“Jika pemilu ketiga diadakan, Likud akan jatuh. Kesepakatan apa pun terkait pembentukan kabinet lebih baik dari penyelenggaraan pemilu (ketiga),”tandasnya.

Pada hari Selasa (3/12) lalu, komite pemilu Israel mengumumkan, jika kabinet belum terbentuk hingga waktu yang ditentukan, pemilu ketiga dalam kurun waktu setahun terakhir akan diadakan pada 25 Februari 2020. (af/alalam/fars)

DISKUSI: