Jihad Islami: Dengan Meneror Fakhrizadeh, Israel Ingin Merampas Apa yang Kami Miliki

0
144

Gaza,LiputanIslam.com-Dalam peringatan ke-33 Intifada I Palestina, yang dikenal dengan Intifada Batu (8 Desember 1987), Sekjen Jihad Islami Ziyad al-Nakhalah berbicara soal norma Palestina dan teror atas Syahid Mohsen Fakhrizadeh.

“Musuh Zionis telah melanggar semua barometer etika, agama, dan kemanusiaan,”kata al-Nakhalah, seperti dilansir al-Ahed.

Ia melanjutkan, saat ini Israel telah menjadi sekutu sejumlah negara-negara di Kawasan dan berhadapan dengan Umat Islam serta bangsa-bangsa di Timteng.

Israel, kata al-Nakhalah, berusaha mengalihkan isu deklarasi Quds sebagai ibu kotanya dengan menggulirkan perdamaian palsu.

“Mereka menyangka bahwa dengan meluncurkan propaganda media, tekanan akan berkurang dan dunia akan dialihkan dari proyek Yahudisasi ke isu-isu lain,”tandas al-Nakhalah.

“’Kabur ke depan’ seperti yang dilakukan Pemerintah Otonomi Palestina, bukan hanya tidak akan mengembalikan apa pun kepada kami, namun justru membentuk hakikat-hakikat baru.”

Terkait teror atas ilmuwan nuklir Iran, Sekjen Jihad Islami mengatakan,”Musuh Zionis berusaha merampas semua yang kita miliki, bahkan termasuk sains, yaitu dengan meneror Mohsen Fakhrizadeh.”

“Pembunuhan Fakhrizadeh adalah balas dendam (AS dan Israel) atas Iran, karena keteguhan negara ini dalam membela norma-norma keadilan,”pungkasnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Satu Bocah Palestina Gugur Diterjang Peluru Israel di Tepi Barat

Pasukan Yaman Gempur Lagi Saudi dengan Drone

DISKUSI: