Baghdad,LiputanIslam.com-Seorang sumber di al-Hashd al-Shaabi provinsi al-Anbar mengungkap aksi dukungan AS terhadap teroris ISIS.

Kepada situs berita al-Maalumah, sumber itu mengatakan, tindakan jet-jet AS terhadap basis-basis ISIS di utara al-Anbar memicu tanda tanya besar.

Menurutnya, jet-jet tempur AS menutup mata terhadap pergerakan elemen-elemen ISIS dan dampak negatifnya atas stabilitas kawasan barat al-Anbar.

Baca: Hari Sial bagi Trump, Diolok-olok di London, Diinterpelasi di Washington

Jet-jet AS, kata sumber itu, sudah lama terbang di kawasan itu, tapi tidak menyerang basis-basis ISIS di sana.

Ini sesuatu yang aneh, katanya, karena misi pasukan AS di pangkalan udara Ayn al-Asad adalah “membasmi intisari tersembunyi ISIS.”

Kerjasama ISIS dengan militer AS sendiri bukan hal baru. Sebab, negara-negara sekitar Teluk Persia, termasuk Saudi dan UEA, baru-baru ini berupaya menyusupkan elemen-elemen ISIS ke Baghdad.

Seorang pakar keamanan Irak menyatakan, tujuan dari rencana AS adalah menyusupkan ISIS dari sejumlah kawasan ke ibukota. Hafidh Al Basharah menegaskan, AS dan sebagian negara Arab berusaha mencari justifikasi untuk masuknya teroris ke Baghdad dari Dayali, Salahudin, al-Anbar, dan Suriah.

Sebelum ini, seorang anggota parlemen Irak menyatakan, usai keluarnya militer AS dari Suriah, mereka akan ditempatkan di al-Anbar dan Salahudin.

Menurut Karim al-Muhammadawi, melalui pemindahan serdadu AS ke Irak, Washington berupaya mengembalikan teroris ISIS ke Irak dan menempatkan mereka di gurun al-Anbar, barat Irak. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*