Jajak Pendapat: Mayoritas Warga Lebanon Dukung Impor BBM Iran

0
309

Beirut,LiputanIslam.com– Pusat riset-statistik al-Dauliyah li al-Maalumat yang bermarkas di Beirut pada Jumat (27/8) kemarin mengumumkan hasil jajak pendapat, yang berkaitan dengan opini warga Lebanon tentang impor BBM dari Iran.

Pusat statistik ini mengumumkan, jajak pendapat ini dilakukan dalam rentang waktu 23 hingga 25 Agustus melalui SMS kepada 800 koresponden dari berbagai kalangan dan kelompok usia di beberapa titik Lebanon.

Pusat statistik ini menyatakan bahwa 60,1 persen warga Lebanon mendukung keputusan Sayyid Hasan Nasrallah untuk mengimpor BBM Iran, 17,6 persen memilih abstain, dan 22,3 persen menentang keputusan itu.

Dalam laporannya, al-Dauliyah li al-Maalumat mengumumkan, ketika koresponden ditanya apa sikap mereka jika BBM Iran tiba di Lebanon, sebanyak 65,1 persen menyatakan siap untuk membelinya.

Sebelum ini, setelah tersiar kabar bahwa Hizbullah mengimpor BBM dari Iran, Istana Kepresidenan Lebanon mengumumkan, Presiden Michel Aoun telah dihubungi Dubes AS, Dorothy Shea.

El-Nashra melaporkan, Shea memberitahu Aoun bahwa Pemerintah AS siap memasok listrik dari Yordania dan gas dari Mesir untuk Lebanon.

Anggota Parlemen Lebanon Cesar Maalouf menanggapi pedas tawaran AS itu. Menyindir Shea, ia berkata, ”Selamat tidur… Engkau sudah sangat terlambat. Lebanon sudah tenggelam sejak lama.”

“Dalam krisis ini terlihat jelas siapa kawan dan musuh Lebanon… Kawan adalah yang membantu negara kita,” kata legislator Kristen ini kepada al-Mayadeen.

Terkait pengiriman BBM dari Iran ke Lebanon, ia berkata bahwa para sekutu Arab dan Barat “telah menjual Lebanon”.

“Israel adalah satu-satunya musuh Lebanon… Reaksi Israel terhadap kapal-kapal pengangkut bantuan Iran untuk Lebanon melanggar kedaulatan kita.”

“Kita menerima segala bantuan tanpa syarat untuk rakyat Lebanon. Iran tidak memaksakan syarat apa pun kepada pihak lain,”tandas Maalouf. (af/fars)

Baca Juga:

Sayid Nasrallah: AS Boyong ISIS dari Suriah ke Afghanistan

Ulama Sunni Lebanon Apresiasi Kiriman BBM dari Iran

 

DISKUSI: