Israel Tidak Berani lagi Terjun di Perang Regional

0
280

TelAviv,LiputanIslam.com– Al-Mayadeen mengabarkan bahwa Israel sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman dari beberapa front. Yang paling berbahaya adalah Lebanon (front dari utara) dan yang paling ganas adalah front Gaza.

“Ada kemungkinan Tepi Barat ikut memunculkan bentrokan yang tidak bisa dihindari. Ancaman strategis untuk front domestik berasal dari Tanah Pendudukan 1948. Israel semakin terancam jika Irak dan Yaman bersatu dalam perang multifront,”tulis al-Mayadeen.

Al-Mayadeen juga melaporkan, Israel menerima kekalahan dalam 5 perang melawan pejuang Lebanon dan Palestina. Tepatnya sejak Perang 33 Hari hingga Perang Pedang al-Quds beberapa bulan silam. Keterlibatan terakhir Israel  dalam perang multifront adalah Perang Oktober tahun 1973, yaitu ketika Rezim Zionis berperang di front Mesir dan Suriah.

Al-Mayadeen menjelaskan, titik sandaran dari semua faksi Resistansi di Kawasan adalah Iran. Program nuklir Negeri Mullah juga tidak dianggap remeh karena itu termasuk ancaman bagi eksistensi Rezim Zionis.

Menurut al-Mayadeen, kesepakatan dan kerja sama antara berbagai faksi Resistansi terlihat jelas selama Perang Pedang al-Quds meletus. Sumber-sumber Hizbullah memberitahukan adanya kerja sama juga dengan intelijen dengan komandan Izzuddin al-Qassam (sayap militer Hamas) dalam perang itu. Setelah gencatan senjata, Pemimpin Hamas di Gaza, Yahya al-Sinwar mengungkap koordinasi Hamas dengan petinggi Iran dan Hizbullah.

Al-Mayadeen menulis bahwa ketika Perang Pedang al-Quds terjadi, sebagian rudal ditembakkan dari front utara. Sebuah drone juga menyusup ke dalam wilayah Israel. Tidak hanya itu, Israel pun diancam secara terang-terangan oleh Ansharullah Yaman.

Tel Aviv mengakui, salah satu motifnya melakukan gencatan senjata dengan Poros Resistansi Palestina adalah kekhawatiran akan meluasnya konfrontasi dan meletusnya perang multifront. Saat ini, Israel benar-benar mencemaskan hal itu dan mempersiapkan diri lebih dari sebelumnya untuk menghadapi kemungkinan tersebut. (af/fars)

Baca Juga:

OKI Kecam Kejatahan Israel terhadap Orang Palestina

Pentagon: Helikopter Iran Tiga Kali Kitari Kapal Perang AS Sejarak 20-an Meter

 

DISKUSI: