Israel Tak Serius soal Pertukaran Tawanan, Hamas sudah Habis Kesabaran

0
330

Gaza,LiputanIslam.com-Faksi-faksi Resistansi di Gaza menilai Tel Aviv tidak bersungguh-sungguh menjalankan isi kesepatakan gencatan senjata.

Saat diwawancarai harian Palestina, al-Ayyam, anggota Hamas, Suhail al-Handi menyebut Israel tidak berkomitmen dengan konten kesepakatan gencatan senjata, termasuk pencabutan blokade Jalur Gaza, penghentian serangan ke warga Quds dan Masjid Aqsa, serta kemajuan dalam berkas pertukaran tawanan.

Ia menegaskan, kesabaran sayap-sayap militer Poros Resistansi sudah habis di hadapan tindak-tanduk Rezim Zionis. Al-Handi menambahkan, Tel Aviv tidak bersungguh-sungguh melakukan pertukaran tawanan dengan Hamas. “Pemerintah Israel saat ini tidak punya keberanian dan nyali memadai untuk menyetujui pelaksanaan kesepakatan ini. Namun pada akhirnya mereka akan menerima,” tandasnya.

Al-Handi menjelaskan, kontak antara Hamas dan Mesir sebagai mediator belum berhenti dan berlanjut di semua level. Meski begitu, ia menyatakan bahwa Hamas dan semua faksi Perlawanan menentang semua proposal yang melemahkan hak legal Palestina.

Belum lama ini sumber-sumber Mesir mengabarkan, pihak mediator gagal mendapatkan persetujuan Israel terkait pandangan Hamas tentang tahap awal pertukaran tawanan.

Sumber-sumber ini mengklaim, Hamas akan memberikan sebuah video yang hanya mengungkap nasib dua tawanan Israel, sebagai imbalan untuk pembebasan sejumlah tahanan wanita dan lanjut usia dari penjara Israel, juga bertambahnya jumlah orang dalam daftar tahanan yang dijatuhi hukuman panjang.

Tel Aviv menolak keras tawaran ini dan menginginkan bukti tertentu soal kondisi serdadunya yang ditawan, tanpa harus memberikan imbalan apa pun.

Ismail Haniyeh sendiri menegaskan, 4 serdadu Israel baru akan dibebaskan setelah para tahanan Palestina dilepaskan dari penjara. (af/fars)

Baca Juga:

Jenderal Iran: Israel akan Musnah Jika Menyerang Iran

Satu Tahanan Palestina Gugur, Pihak Palestina Menyebutnya Akibat Pembunuhan Disengaja

DISKUSI: