Israel Tak Mampu Bendung Perlawanan Rakyat Palestina

0
406

Gaza,LiputanIslam.com-PM Israel Naftali Bennett disebut sebagai pecundang oleh Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina dalam statemennya.

Menurut faksi ini, Bennett tiba-tiba telah melihat dirinya terlibat langsung dalam konfrontasi melaawan rakyat dan Resistansi Palestina, kendati sebelumnya ia berpura-pura tidak peduli.

Front Demokratik menyatakan, Israel dan sistem keamanannya tidak mampu menghadang bertambahnya perlawanan rakyat di berbagai titik Tepi Barat dan Quds.

Faksi ini menandaskan, pernyataan Bennett terkait operasi berani syahid di jalan Dizengoff di jantung Tel Aviv menunjukkan “kebangkrutan ekonomi dan keamanannya”.

Front Demokratik menambahkan, perlawanan rakyat adalah satu-satunya pengganti Perjanjian Oslo, agar hak bangsa Palestina terkait kepulangan para pengungsi bisa dipenuhi.

Faksi ini meminta dari semua pihak di Palestina untuk mendukung Resistansi dan memberikan perlindungan politis kepadanya. Sebab, kelanjutan Perjanjian Oslo hanya akan berujung kepada musnahnya isu Palestina, pengabaian hak bangsa Palestina, dan berlarut-larutnya penjajahan.

Pada Kamis malam lalu, media-media Palestina memberitakan operasi berani syahid di jalan Dizengoff, yang merupakan salah satu jalan utama Tel Aviv.

Berdasarkan laporan saat itu, aksi penembakan di sebuah restoran itu melukai 9 orang dan menewaskan 2 lainnya. Namun kabar terbaru menyebutkan, salah satu orang yang terluka akhirnya meregang nyawa, sehingga jumlah Zionis yang terbunuh menjadi 3 orang. (af/fars)

Baca Juga:

Dukung Serangan Palestina, Iran: Resistensi Satu-Satunya Jalan Melawan Terorisme Israel

Ingin Berunding dengan Israel, Abbas Khianati Syuhada dan Tawanan Palestina

DISKUSI: