Israel Disinyalir Terlibat dalam Ledakan di Baghdad

0
541

Baghdad,LiputanIslam.com – Seorang anggota Ashaib Ahl al-Haq, Hasan Salim menyatakan dua aksi teror berupa ledakan di kawasan al-Habibiyah Baghdad dan diserangnya pos keamanan milik Brigade 30 al-Hashd al-Shaabi di Nineveh adalah “reaksi terhadap penyerangan ke pusat intelijen Mossad di Arbil”.

“Dua kejadian ini terjadi sehari setelah serangan atas pusat intelijen Mossad di Arbil. Jejak Israel dan kelompok separatis terlihat jelas dalam dua kejadian ini. Milisi Barizani (Peshmarga) menyerang basis Brigade 30 al-Hashd al-Shaabi dengan roket, dan di saat bersamaan, ledakan bom mobil terjadi di Habibiyah,” kata Salim, seperti diberitakan Mawazin News.

Legislator Irak ini lalu mempertanyakan kenapa para politisi Irak hanya bungkam terkait keberadaan pusat intelijen Mossad di Arbil dan serangan teror Mossad. Salim menegaskan, faktor pemicu serangan ke al-Hashd al-Shaabi dan ledakan di Habibiyah tak lain adalah (balasan) serangan ke pusat intelijen Mossad.

Salim meminta dari Pemerintah serta Komite Pertahanan dan Keamanan di Parlemen untuk menyelidiki dua kejadian ini.

Selain menuntut pemeriksaan atas keberadaan basis Mossad di Arbil, dia juga menuntut agar Pemerintah Kurdistan dihukum atas pengkhianatan ini. (af/fars)

Baca Juga:

Diserang Pejuang Irak, Para Agen Intelijen Israel Tewas dan Luka

[Video:] Bom Mobil Guncang Baghdad, Belasan Orang Tewas dan Luka

DISKUSI: