Irak Sebut Serangan Drone AS-Israel atas al-Hashd al-Shaabi Bisa Terulang Kembali

0
106

Baghdad,LiputanIslam.com-Seorang pakar keamanan Irak, Amir Abdul Munim, memperingatkan kemungkinan terulangnya serangan drone AS-Israel ke sejumlah basis al-Hashd al-Shaabi. Ia mengatakan, sejumlah penyelidikan masih kabur, dan sebagian besar di antaranya justru diakhiri dengan berbagai dalih yang tak bisa diterima.

Dalam wawancara dengan al-Maalomah, Abdul Munim menyatakan bahwa Pemerintah Irak semestinya mengambil tindakan untuk mengimpor sistem radar. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi jet, drone, dan segala benda terbang mencurigakan yang memasuki zona udara Irak.

Ia menegaskan, apa yang terjadi di musim panas ini di basis-basis al-Hashd al-Shaabi, juga kejadian-kejadian sebelum itu, sama sekali bukan kebetulan. Sebab, ada pengakuan-pengakuan akan adanya serangan ke basis-basis tersebut oleh pesawat-pesawat AS dan Israel. Juga tidak mustahil bahwa serangan-serangan serupa akan terulang kembali.

“Sejumlah hasil penyelidikan masih samar-samar. Mayoritas investigasi menyatakan, ledakan terjadi akibat panas yang berlebih di musim panas, atau penyimpanan dan penumpukan logistik yang tak sesuai standar. Padahal, untuk mengetahui kejadian sebenarnya, penyelidikan mesti dilakukan melalui orang-orang di dalam pangkalan, atau sistem-sistem radar. Sayangnya, akibat tekanan AS dan lemahnya pengambilan keputusan di Irak, negara ini belum memiliki sistem-sistem radar tersebut,”papar Abdul Munim.

Pada Selasa dini hari tadi, media-media Irak memberitakan terjadinya ledakan di pangkalan udara Majid al-Tamimi (Speicher) di Provinsi Salahudin.

Dua ledakan itu dikabarkan memicu kebakaran, yang segera dipadamkan oleh pasukan keamanan Irak. (af/fars)

Baca Juga:

Berdalih ISIS Sudah Melemah, Tentara AS Angkat Kaki dari Sebuah Pangkalan Militer di Irak

Beberapa Roket Terjang Pangkalan Militer AS Dekat Baghdad

DISKUSI: